Kabar Israel Palestina
Korban Tewas Perang Israel dan Hamas Palestina Capai 4.000 Orang
Data terbaru korban tewas perang Israel dan Hamas Palestina capai 4.000 Orang. Sebanyak 120 orang Israel diculik oleh Hamas sejak serangan 7 Oktober
Mereka mengeluarkan Piagam Hamas, sebuah dokumen yang menyatakan tujuan dan prinsip mereka, termasuk penolakan terhadap solusi dua negara dan komitmen untuk menghancurkan Israel.
Meskipun Hamas lahir dari Ikhwanul Muslimin, mereka tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Ikhwanul Muslimin
Hamas memiliki struktur organisasi, strategi politik, dan agenda militer yang berbeda dari Ikhwanul Muslimin.
Hamas juga lebih fokus pada isu Palestina daripada isu global Islam.
Namun, Hamas tetap menjalin hubungan baik dengan Ikhwanul Muslimin di berbagai negara, terutama di Mesir, Qatar, dan Turki.
Hamas saat ini merupakan salah satu aktor politik dan militer utama di Palestina.
Mereka menguasai Jalur Gaza sejak tahun 2007, setelah mengalahkan Fatah dalam pertempuran sengit.
Mereka juga berpartisipasi dalam pemilihan umum Palestina pada tahun 2006 dan 2021, meskipun hasilnya kontroversial dan tidak diakui oleh Israel dan sebagian besar negara Barat.
Hamas terus berkonflik dengan Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan menggunakan berbagai cara, mulai dari roket, bom bunuh diri, hingga balon api.
Baca juga: Mengenal Syekh Ahmad Yasin Pendiri Hamas, dari Imam Masjid Jadi Pemimpin Gerakan Perlawanan
Tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Israel-kembali-serang-jalur-Gaza-Palestina-Serang-hancurkan-tempat-persembunyian-Hamas1.jpg)