Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kisah Muhammad Al Fatih

Muhammad Al Fatih Viral Setelah Diungkit Ketua MK, Ternyata Ini Kisah Sang Penakluk Konstantinopel

Sultan Mehmed II atau juga dikenal Sultan Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432 – 3 Mei 1481)

Editor: Glendi Manengal
Kolase Twitter/Ilustrasi via TribunJabar
Muhammad Al Fatih viral jadi pembahasan di media sosial, foto ilustrasi Muhammad Al Fatih (Kanan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah dari Muhammad Al Fatih tengah menjadi pembahasan di media sosial.

Hal tersebut jadi pembahasan dikarenakan pernyataan dari Ketua MK Anwar Usman.

Hingga akhirnya membuat Muhammad Al Fatih trending topik di aplikasi X.

Banyak yang menyoroti pernyataan Ketua MK Anwar Usman tersebut.

Dimana soal pernyataannya soal Nabi Muhammad mengangkat Muhammad Al Fatih jd panglima perang.

Banyak warganet yang mengkritik soal pernyataannya.

Terkait hal tersebut berikut ini kisah Muhammad Al Fatih.

Berikut ini sejarah perjalanan hidup Muhammad Al Fatih.

Sultan Mehmed II atau juga dikenal Sultan Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432 – 3 Mei 1481), beliau adalah Sultan yang memerintah di Dinasti Turki Utsmani.

Sosok Sultan Muhammad Al Fatih dilahirkan di Edirin pada 30 Maret 1423 M yang mana pada waktu itu Edirin adalah pusat kota pemerintahan Dinasti Turki Utsmani

Adapun Sultan Muhammad Al Fatih adalah putra dari Sultan Murad II beliau hidup di masa setelahnya Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (pahlawan perang Salib) 1137 -1193 M.

Mendapat julukan Al Fatih (sang penakluk) karena telah berhasil menaklukkan Konstantinopel dan dilakukan pada saat usianya masih 21 Tahun.

Tak hanya itu, Sultan Muhammad Al Fatih mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 6 bahasa.

Luar bisasanya keberadaan Sultan Muhammad Al Fatih ini pun telah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya:

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved