Kabar Israel Palestina
Perjalanan Konflik Israel dan Hamas di Gaza: Berawal dari Agustus 2005
Serangan tersebut diluncurkan oleh kelompok militan Palestina, Hamas pada Sabtu (7/10/2023) pagi. Hamas meluncurkan sekitar 5 ribu roket kala itu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel kembali mendapat serangan terbesar sejak Perang Yom Kippur 1973.
Serangan tersebut diluncurkan oleh kelompok militan Palestina, Hamas pada Sabtu (7/10/2023) pagi.
Hamas meluncurkan sekitar 5 ribu roket kala itu.
Roket bahkan diluncurkan ke wilayah permukiman Israel.
Akibatnya, Israel pun menyatakan perang.
Mereka juga mulai meluncurkan serangan ke Gaza.
Kantor berita Al Quds melaporkan, serangan itu telah menewaskan 232 orang Palestina dan 300 orang Israel.
Diketahui, konfrontasi antara Hamas dan Israel telah berlangsung berkali-kali di Gaza, khususnya sejak 2005.
Ini terjadi setelah Israel secara sepihak menarik tentara dan warganya dari Gaz, sambil tetap mempertahankan kendali efektif atas sebagian besar Tepi Barat yang diduduki.
Sayangnya, kegagalan penarikan diri tersebut untuk menjamin perjanjian damai itu membuat Gaza menjadi "yatim piatu".
Sebab, mereka terputus dari warga Palestina lainnya di Tepi Barat dan hampir seluruhnya terisolasi oleh Israel dan Mesir.
Lini masa perseteruan Israel vs Hamas di Gaza
Orang-orang Palestina sering menyebut Gaza sebagai "penjara terbuka".
Berikut catatan peristiwa besar yang terjadi sejak penarikan Israel dari Gaza pada 2005, dikutip dari Reuters:
Agustus 2005
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sejarah-konflik-Palestina-Israel-dimulai-sejak-berakhirnya-Perang-Dunia-1.jpg)