Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelatihan P3PD Kemendagri

Voula Sakul Berharap Pelatihan P3PD Kemendagri Membawa Perubahan Bagi peserta

Sebanyak 288 peserta dari 72 desa mengikuti pelatihan P3PD yang berlangsung di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/10/2023).

Tribun Manado/Petrick Sasauw
Ketua Regional Management Consultant (RMC) Sulawesi Utara (Sulut) Voula Sakul 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelatihan P3PD dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI sudah memasuki gelombang IV.

Sebanyak 288 peserta dari 72 desa yang mengikuti pelatihan yang berlangsung di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (01/10/2023).

Kali ini diikuti oleh aparatur desa dari empat kabupaten diantaranya Bolmong, Bolmut, Bolsel dan Minsel.

Ketua Regional Management Consultant (RMC) Sulawesi Utara (Sulut) Voula Sakul, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dia mengatakan jika pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu setiap aparatur desa yang ada.

"Mutu para pemimpin desa harus ditingkatkan," ucapnya kepada Tribunmanado.co.id.

Dia mengatakan bahwa tanggung jawab RMC adalah memberi dukungan atas penyelenggaraan Pelatihan P3PD.

P3PD dari Ditjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri RI, Minggu (01/10/2023)
P3PD dari Ditjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri RI, Minggu (01/10/2023) (tribunmanado.co.id/Petrick Imanuel)

"Ini merupakan program nasional, yang dilaksanakan di setiap provinsi, termasuk Sulut, dimana pelatihan ini mengundang aparatur dan kelembagaan yang ada di desa," jelasnya.

"Supaya mereka bisa terampil dan bertanggung jawab serta dapat berkontribusi pada penyelenggaraan pemerintahan desa," sambungnya.

Voula menambahkan, akan ada tindak lanjut dari RMC setelah para aparatur desa sudah selesai dalam pelatihan mereka dan kembali ke daerah masing-masing.

"Setelah mereka semua sudah dilatih, kita akan turun ke desa untuk tindak lanjuti apakah ada perubahan di desa, terutama pada penyelenggaraan pemerintah di desa tersebut," tegasnya.

Dia mengungkapkan pelatihan yang akan didapatkan oleh setiap peserta.

"Pelatihan Aparatur desa, penetapan pembagian batas desa, badan permusyawaratan desa, penguatan PKK dan penguatan posyandu," jelas Voula.

Dia berharap setiap aparatur desa akan ada perubahan setelah selesai mengikuti pelatihan ini.

"Harapannya supaya ada perubahan pada kualitas penyelenggaraan pemerintahan di desa. Mereka sadar akan tanggung jawab dan tata kelola yang lebih baik itu bisa terwujud," pungkasnya. (pet)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved