Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kaesang Pangarep

Pro Kontra Kaesang Pangarep Gabung PSI dan Langsung Jabat Ketua Umum

Pro dan Kontra Kaesang Pangarep bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan langsung jabat Ketua Umum.

Editor: Frandi Piring
FOTO: KOMPAS.ID
Pro Kontra Kaesang Pangarep Gabung PSI dan Langsung Jabat Ketua Umum. Momen Kaesang Pangarep diangkat jadi Ketua Umum PSI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pro dan kontra di balik manuver politik Kaesang Pangarep yang kini bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Karier politik Kaesang Pangarep langsung naik level di PSI.

Diketahui putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini langsung diangkat menjadi Ketua Umum PSI dua hari setelah bergabung.

Kaesang langsung diangkat menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggantikan Giring Ganesha Djumaryo.

Namun penunjukkan Kaesang ini menuai kritikan dari sejumlah pihak.

PSI dalam menjalankan roda organisasinya dinilai hanya berorientasi pada kekuasaan.

Kaesang langsung pimpin PSI

Tak butuh waktu lama bagi Kaesang untuk melesatkan kariernya dalam dunia politik.

Pasalnya, Kaesang baru berumur jagung terjun ke gelanggang politik setelah menerima KTA PSI pada Sabtu (23/9/2023).

KTA diberikan langsung oleh sejumlah elite PSI di kediaman Jokowi, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Kaesang Pangarep Masuk Dunia Politik Gabung PSI karena Jokowi
Kaesang Pangarep jadi Ketua Umum PSI (KOMPAS.com/Regi Pratasyah Vasudewa)

Dua hari berselang, Kaesang langsung didapuk menjadi Ketua Umum PSI melalui Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023) malam.

Dalam pidato pertamanya, Kaesang menyampaikan alasannya terjun ke dunia politik.

Menurutnya, dunia politik selama ini dipenuhi pesimis dan sinis karena terlanjur menerima "wajah" buruk.

"Politik terlanjur diasosiasikan sebagai pusatnya berantem, fitnah, hoaks, korupsi, money politic, dan sebagainya," kata Kaesang.

Akan tetapi, politik menurutnya akan menjadi sumber kebaikan dan kesejahteraan jika dilakukan dengan benar dan oleh orang yang tepat.

Suami Erina Gudono itu pun mengakui bahwa keputusan masuk dunia politik terinspirasi dari Jokowi.

"Terus terang saya masuk politik itu salah satu inspirasinya ya bapak saya sendiri.

Beliau ini orang yang saya cintai dan saya hormati," ujar Kaesang.

Baca juga: Kaesang Pangarep Ajak Relawan Jokowi Gabung PSI untuk Indonesia Maju

Kaesang minta restu Jokowi

Dalam kesempatan itu juga, Kaesang mengaku meminta restu dan izin kepada Jokowi untuk menempuh jalan politiknya.

Kaesang pun melempar pujiannya kepada ayahnya itu. Menurutnya, Jokowi tak pernah lelah menjalankan amanah rakyat.

Bahkan ia menyebut obat lelah Jokowi adalah bersalaman dengan warga.

"Obat capeknya adalah bersalaman dengan masyarakat, vitamin lelahnya adalah senyum dan kebahagiaan masyarakat yang beliau temui,

susternya adalah ketika beliau memutuskan kebijakan tepat bagi masyarakat indonesia," kata dia.

"Beliau itu cuma capek kalau ngurusin cucu-cucunya ngeyel," pungkasnya.

Alasan PSI pilih Kaesang jadi Ketua Umum

Sekretarus Jenderal PSI Raja Juli Antoni menyebut faktor anak muda menjadi pertimbangan Kaesang menjadi Ketua Umum PSI sekalipun baru menjadi kader.

"Ya pertimbangannya Mas Kaesang anak muda yang punya usaha yang berhasil, komunikasinya baik, humble," ujar Raja Juli.

Raja Juli berharap Kaesang bisa berjuang bersama-sama PSI untuk membuat partai lolos ke Senayan di tahun 2024.

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menegaskan, penunjukan Kaesang sebagai Ketua Umum PSI merupakan usulan dari PSI daerah hingga Giring.

"Sebelum kita memulai acara (Kopdarnas), seluruh ketua dari 38 provinsi berkumpul, dan juga dari Bro Giring juga punya aspirasi yang sama untuk menyerahkan tongkat estafet ke Mas Bro Kaesang," jelas Grace.

Kaesang Pangarep Gabung PSI. Penyerahan KTA digelar di Kediaman Presiden Jokowi, pada Sabtu (23/9/2023).
Kaesang Pangarep Gabung PSI. Penyerahan KTA digelar di Kediaman Presiden Jokowi, pada Sabtu (23/9/2023). (Tribun Solo)

Grace mengaku tidak masalah dengan Kaesang yang langsung duduk di kursi Ketua Umum PSI.

Dia mengatakan, seluruh jajaran partai harus bekerja secara kolektif dalam memenangkan PSI di pemilu.

Terlebih lagi, kata Grace, PSI diisi oleh para orang baru yang baru saja terjun ke dunia politik.

"Tapi kerja kolektif kolegial itu yang menjadi kekuatan. Jadi kami optimis banget Mas Bro Kaesang enggak berdiri sendiri.

Kita semua siap full support untuk bisa langsung lari menuju Pemilu 2024," imbuh Grace.

Orientasi kekuasaan 

PSI dinilai hanya berorientasi pada kekuasaan atas keputusannya menjadikan Kaesang sebagai ketua umum.

Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor mengatakan,

langkah PSI menetapkan Kaesang sebagai ketua umum memperlihatkan ketidakampuan partai melakukan terobosan.

Selain itu, langkah PSI juga memperlihatkan adanya pola yang sama dengan partai politik lain.

"PSI menurut saya ya sekarang masuk sebagai partai yang orientasinya kekuasaan semata," kata Firman saat dihubungi, Selasa (26/9/2023).

Firman menilai, PSI sebenarnya mempunyai potensi untuk mengambil alih gaya baru dalam berpolitik.

Mengimgat, kemunculan PSI berani tampil beda dari partai-partai politik yang sudah lebih dulu berdiri.

Apalagi PSI kerap mengidentikkan diri sebagai partai politik yang dekat dengan muda-mudi dan mengusung gagasan progresif.

"Saya masih berharap PSI memantapkan peran sebagai partai politik yang tidak hanya bertujuan memenangkan kontestasi,

tetapi juga bisa memberikan pendidikan politik bagi masuyarakat," ucap Firman.

Baca juga: Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum, Melky Pangemanan: Kami Semakin Yakin PSI Menang Pemilu 2024

Tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved