Kecelakaan Maut
Sering Kecelakaan Truk di Indonesia, Praktisi Minta Standarisasi Rem
Banyaknya kecelakaan truk menjadi evaluasi standarisasi rem. Kendaraan niaga diketahui memikul beban kerja yang berat.
Editor:
Isvara Savitri
Tribunnews.com
Kronologi Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen Semarang, Truk Sambar, Sabtu (23/9/2023) malam.
Sebagai informasi, sistem full air brake tidak menggunakan hidrolik. Jadi, hanya tekanan udara yang menekan kampas rem.
Pada kendaraan besar, full air brake diakui oleh sejumlah pakar lebih aman dibandingkan semi air brake.

Bila air tank kosong, maka rem akan mengunci. Dengan begitu, kendaraan tidak bisa berjalan. Kalau ingin berjalan, air tank di kendaraan tersebut harus terisi sampai batas tekanan minimal.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Kecelakaan Truk, Harus Ada Standardisasi Rem".
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Berita Terkait
Berita Terkait: #Kecelakaan Maut
Tangis Pilu Karmila, Anaknya yang Baru Berusia 3 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Mamuju |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut di Jalan Trans Sulawesi, Truk Kontainer Hantam 3 Truk, 2 Orang Tewas |
![]() |
---|
Kronologi Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Karawang Barat, Direktur Asal Jepang Tewas |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut Terjadi di Sulawesi, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Ban Belakang Truk |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut 5 Kendaraan di Gunungkidul Yogyakarta, Satu Orang Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.