Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Digital Activity

Relasi Puan Maharani Sulawesi Utara Tetap Berharap Puan Maharani Diusung Sebagai Capres

Dalam waktu dekat, mereka akan menggelar muswil untuk menentukan dukungan capres antara ke Prabowo Subianto atau Anies Baswedan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Dokumentasi Tribun Manado
Ketua Umum Relasi Puan Maharani Sulut, Munawar Syawie. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Relawan Satu Hati (Relasi) Puan Maharani Sulawesi Utara tetap berharap Puan Maharani maju sebagai capres di Pemilu 2024 meski ia sudah sepenuhnya mendukung capres dari PDIP, Ganjar Pranowo.

Puan bahkan dapat tugas khusus membentuk tim pemenangan Ganjar Pranowo.

Tampil dalam podcast Tribun Manado pada Jumat (8/9/2023), Ketua Umum Relasi Puan Maharani Sulut, Munawar Syawie, menyatakan pihaknya masih berharap PDIP mencalonkan Puan Maharani sebagai capres meski peluangnya sangat tipis.

Namun Relasi Puan Maharani Sulut sudah punya plan B jika sekiranya itu benar-benar tak terwujud.

Simak petikan wawancara dengan Munawar Syawie yang dipandu presenter Moureen Lumempouw dan redaktur Lodie Tombeg.

TM: Bisa diceritakan terbentuknya Relasi?

MS: Ini sudah terbentuk sejak 2021. Awalnya hanya kongkow-kongkow saja antara kami pemuda kelompok agama di mana waktu itu kami berdiskusi tentang kebangsaan. Kemudian ada salah satu teman yang mengusulkan bagaimana jika kita memilih calon presiden yang akan didukung, lalu muncullah berbagai nama dan mencuatlah nama Puan Maharani. Saya ingat prosesnya sedemikian cepat, hanya 10 hari. Lalu kami adakan deklarasi mendukung Puan Maharani sebagai capres.

TM: Mengapa pilih Puan Maharani? Kan banyak tokoh Indonesia yang punya kans menjadi capres.

MS: Puan Maharani adalah tokoh yang paling komplit. Ia pernah jabat Menko, menteri, dan kini Ketua DPR. Ia ketua DPR perempuan pertama di Indonesia. Selain itu ia trah Sukarno. Indonesia saat ini butuh pemimpin berwawasan kebangsaan. Nilai plus lainnya adalah Puan kami pandang sebagai tokoh pemersatu bangsa. Ia menyingkirkan sekat antara pemerintah dan ulama. Ini penting, karena bangsa ini waktu itu masih dibayang-bayangi cebong dan kampret. Bangsa ini musti bersatu dan Puan lah tokoh pemersatunya.

TM: Bagaimana cara anda mensosialisasikan Puan Maharani?

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer-Leo-Virgo Pekan Ini 10-16 September 2023: Luruskan Beberapa Hal

Baca juga: Harga HP Oppo Reno 4 Terbaru Edisi September 2023, Fitur Fotografi Inovatif, Dijual Makin Murah

MS: Kami melakukan deklarasi di 10 kabupaten dan kota di Sulut. Kemudian kami juga merambah Sulteng. Target kami, Puan Maharani menang di Sulawesi. Ini untuk menunjukkan bahwa suara Puan juga ada di kawasan timur Indonesia, terutama di Sulawesi, bukan hanya di Jawa

TM: Untuk pendanaan seperti apa anda mengusahakannya?

MS: Ada yang menyebut kami didanai atau dibekingi. Tapi ini semua murni. Gerakan yang betul-betul murni. Maka semuanya kami danai dengan gotong royong. Dalam gerakan kami, khusus untuk Sulut terasa sangat mudah, karena di sini kandang banteng.

TM: Apakah sudah ada kontak dengan Puan?

MS: Belum, tapi kami yakin Puan sudah tahu kami. Waktu ia datang di Hotel Luwansa beberapa waktu lalu, kami pasang baliho di sekitar hotel. Kami bukan tipe relawan yang ingin langsung dikenal seperti itu.

Ketua Umum Relasi Puan Maharani Sulut, Munawar Syawie
Ketua Umum Relasi Puan Maharani Sulut, Munawar Syawie.

TM: Nah setelah mendengar bahwa PDIP akhirnya mencalonkan Ganjar Pranowo, bagaimana tanggapan Relasi?

MS: Tentu kecewa, kami langsung rapat. Sempat terpikir akan membuat surat kepada ibu Megawati, tapi kami memaklumi keputusan itu. Kan alat ukurnya survei. Dan survei ibu Puan kala itu memang masih rendah. Meski demikian, itu juga dengan posisi ibu Puan yang belum diendorse, beda dengan calon lain. Bahkan tren survei ibu Puan terus naik hingga kini. Beda dengan calon lain yang naik turun, ni ibu Puan terus meningkat.

TM: Kemudian apa langkah selanjutnya?

MS: Kami sampai saat ini tetap berharap Puan Maharani dicalonkan sebagai presiden atau cawapres. Kan dalam politik jika akad nikah belum diadakan, maka segala sesuatu masih mungkin terjadi. Kan bisa saja terjadi, misalnya kembali ke laptop, Prabowo-Puan atau lainnya. Nah jika memang sudah benar-benar tak bisa lagi, kami terpaksa akan mengambil langkah.
Kami akan gelar muswil untuk menentukan siapa capres yang akan kami dukung. Sejauh ini ada dua nama, yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Ini usulan yang muncul dari bawah. Pak Anies cukup berhasil pimpin Jakarta, sedang Prabowo berkinerja baik selama jadi Menhan. Semuanya memang tergantung dari usulan bawah.

TM: Kan Puan Maharani mendukung Ganjar Pranowo?

Baca juga: Ramalan Zodiak Aries-Taurus-Gemini Pekan Ini 10-16 September 2023: Pengalaman Mendalam

Baca juga: Gempa Terkini Sore Ini Minggu 10 September 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya

MS: Tapi kami kan hanya melihat figur Mbak Puan saja. Kami yakin ini bukan maunya Mbak Puan, tapi karena ia taat garis partai. Jadi jika Mbak Puan tak dicalonkan dan muswil sudah menetapkan calon, maka kami akan mengerahkan kekuatan relawan kami untuk memberi dukungan.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved