Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jasad Utuh dan Wangi

Kisah Suarma, Sosok Pandai Besi yang Jasadnya Utuh dan Wangi, Tak Pernah Tinggalkan Salat

Kisah ini berawal saat pemilik lahan, yakni PT PLN menginginkan makam-makam di lahan mereka dobongkar.

Editor: Rizali Posumah
Surya.id
Jasad Suarma Bin Sanijan tetap utuh dan harum meski sudah meninggal puluhan tahun. 

Maka, ketika jasadnya ditemukan utuh dan wangi saat pembongkaran makam, warga tidak sepenuhnya terkejut.

Melansir Tribun Bogor, Ustadz Tatang Sumantri, tokoh agama di desa tersebut mengatakan bahwa dia tahu soal wasiat yang ditinggalkan Suarma sebelum meninggal dunia.

"Terharu akan keseharian dia," kata Tatang.

Padahal semasa hidupnya, Suarma menjalani keseharian seperti warga lainnya.

Kata Tatang, Suarma merupakan pengembala kerbau dan pandai besi.

"Padahal sama, orang biasa. Bahkan dia (Suarma) mah pengembala kerbau, pandai besi juga," jelas Tatang Sumantri.

Tatang bercerita, sebelum meninggal dunia Suarma pernah menitip pesan terakhir untuk anak-anak.

"Sama anak-anaknya yang manapun, jangan sampai menyakiti ibu. Itu nasihat Almarhum sebelum meninggal," kata Tatang.

Menurutnya semasa hidupnya Suarma memang dikenal sebagai pribadi yang rajin ibadah.

"Walau pengembala, waktunya ibadan mah pulang," kata Tatang Sumantri.

Ia bersaksi semasa hidupnya jasad yang wangi dan utuh di Bogor ini tak pernah meninggalkan salat 5 waktu.

"Salat 5 waktu mah gak pernah ditinggalin, puasa, bahkan sunah juga rajin," katanya.

Tak hanya itu saja, kata Tatang, Suarma merupakan pribadi yang ramah ke semua orang.

"Tiap ada orang selalu menyapa dengan senyuman," kata Tatang Sumantri.

Penjelasan UAS soal Jasad Utuh di Bogor

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved