Wajib Tahu
Ini Alasan Mengapa Kucing Selalu Mengubur Kotorannya
Kotoran kucing mungkin berbau sama saja bagi kita, tetapi kucing dapat membedakan kotorannya dengan yang lain berkat penanda aroma kimia unik
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini alasan mengapa kucing selalu mengubur kotorannya.
Mungkin anda mencermati mengapa hewan berbulu ini begitu menyukai kebersihan.
Bahkan seringkali mereka akan mengubur atau menyembunyikan kotorannya sendiri.
Akan tetapi, mengapa kucing memiliki perilaku demikian?
Baca juga: Ini Alasan Mengapa Kucing Sangat Menyukai Ikan, Jadi Menu Favorit
Dikutip dari Live Science, Kamis (3/8/2023) menyembunyikan kotoran adalah naluri alami kucing.
Tindakan itu bukan hanya karena mereka terobsesi dengan kebersihan namun juga berasal dari sejarah panjang kucing yang menggunakan urin dan feses untuk menandai wilayahnya.
Kotoran kucing mungkin berbau sama saja bagi kita, tetapi kucing dapat membedakan kotorannya dengan yang lain berkat penanda aroma kimia unik yang disebut feromon.
Feromon ini lah yang terdapat dalam urin dan fesesnya.
Kucing menandai wilayah
Di alam liar, kucing dominan termasuk genus Panthera, seperti singa, harimau, macan tutul, dan jaguar yang bersaing memperbutkan wilayah seringkali tidak mengubur kotorannya karena untuk menandai area tertentu itu.
Namun, kucing liar yang lebih kecil dan lemah mengubur kotorannya sebagai cara untuk memastikan bahwa kucing dominan tidak merasa tertantang.
Kucing liar juga akan menyembunyikan kotorannya untuk menghindari menarik perhatian yang tidak diinginkan dari predator ke diri mereka sendiri atau sarang anak kucing mereka.
Hal ini terjadi juga pada kucing rumah (Felis catus) yang memiliki naluri perlindungan diri yang sama.
Meski tidak ada pemangsa di rumah, kucing mungkin tidak terlalu yakin dan akan mengubur kotorannya untuk berjaga-jaga.
Kebiasaan kucing mengubur kotorannya juga merupakan caranya mengatakan bahwa mereka mengenali pemiliknya sebagai 'kucing' dominan di rumah.
"Di rumah yang tidak terganggu, semua kucing domestik melihat diri mereka sebagai bawahan dari pemiliknya. Jadi dalam keadaan normal, semua kucing domestik menggunakan baki litterbox atau mengubur kotorannya di taman," papar Desmond Morris, ahli zoologi dan etolog dalam bukunya Catlore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Hari-Kucing-Sedunia-2022.jpg)