Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Islam

Berniat Tahajud Nanti Malam? Berikut Bacaan Doa Setelah Salat

Tahajud merupakan salah satu salat yang paling dianjurkan. Ada bacaan doa yang bisa dipanjatkan setelah salat.

Editor: Isvara Savitri
Kolase Tribun Manado/Istimewa
Info lengkap tentang Sholat Tahajud. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berdoa merupakan salah satu ibadah dalam agama apapun, termasuk Islam.

Doa merupakan sebuah permohonan yang dipanjatkan ke Allah SWT.

Tujuan berdoa adalah mendapat anugerah dan pertolongan.

Hal itu pernah dikemukakan oleh Quraish Shihab.

Umat Islam sendiri dianjurkan berdoa dalam keadaan apapun.

Anjuran berarti sunnah, tidak bersifat wajib.

Meskipun demikian, Allah menyebut orang-orang yang enggan untuk berdoa sebagai orang yang sombong. Sebagaimana dalam firman-Nya,

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Ghofir:60)

Bedoa umumnya dilakukan setelah sholat fardhu maupun sholat sunnah.

Salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan Rosulullah saw adalah sholat sunnah tahajud.

Baca juga: Pemkab Minahasa Sulawesi Utara Jadi Tuan Rumah Pencanangan Imunisasi HPV Kemenkes RI

Baca juga: Pemkab Minahasa Sulawesi Utara Dipercaya Tuan Rumah Pencanangan Imunisasi HPV Kemenkes RI

Sholat tahajud merupakan salah satu amalan sunnah yang disebutkan dalam Al Qur’an.

Sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an surat Al-Isra’ ayat 79, bahwa sholat Tahajjud akan mengangkat derajat ke tempat yang terpuji disisi Allah.

Salat Tahajud dilakukan pada malam hari disaat orang lain terlelap dalam tidurnya.

Keutamaan lain dari sholat tahajjud adalah akan dikabulkan doa dan hajatnya. Sebagaimana dalam hadist yang bunyinya,

“Sesungguhnya di dalam malam terdapat waktu yang jika ada seorang muslim meminta kepada Allah dengan kebaikan baik urusan dunia maupun akhirat, pasti Allah akan memberikannya. Dan waktu tersebut adalah sepanjang malam.” (HR. Muslim)

Niat, waktu, doa, zikir, tata cara, dan keutamaan Sholat Tahajud. Amalan luar biasa di sepertiga malam.
Niat, waktu, doa, zikir, tata cara, dan keutamaan Sholat Tahajud. Amalan luar biasa di sepertiga malam. (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

Adapun doa yang dipanjatkan setelah Salat Tahajud, sebagaimana diriwayatkan Bukhari dan Muslim, sebagai berikut:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

 وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ

حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

 اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ

فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ.

اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa’dukal haqq. Wa liqaa’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannattu haqq. Wan naaru haqq. Wa nabiyyuuna haqq. Wa muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haqq. Was saa’atu haqq. Allahumma laka aslamtu. Wa bika aamantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khaashamtu. Wa ilaika haakamtu. Faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihi minnii. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Laa ilaaha illaa anta. Wa laa haula. Wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya:

"Yaa Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi Mu, Engkau cahaya langit, bumi dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Muhammad saw itu benar. Hari kiamat itu benar. Yaa Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu aku rela bertikai. Hanya kepada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang kemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

Baca juga: Harga HP iPhone 12 Terbaru, Dibekali Sertifikasi IP68, Kini Dijual Makin Murah, Turun Rp 5 Juta

Baca juga: Kata Mahfud MD soal Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati: Putusan Kasasi MA Sudah Final

Demikian doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika Salat Tahajud.

Doa tersebut berisi pujian, pengakuan, dan sekaligus permohonan ampunan kepada Allah SWT.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved