Sulawesi Utara
Program Kerja Lulusan SMK ke Jepang, 332 Lulusan Jalani Pelatihan, Pendaftaran Tahap 2 Telah Dibuka
Sebanyak 332 lulusan SMK yang terjaring program kerja ke Jepang memasuki masa karantina.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 332 lulusan SMK yang terjaring program kerja ke Jepang memasuki masa karantina.
Program tersebut digagas Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Olly Dondokambey menargetkan setahun dapat memberangkatkan 1000 lulusan SMK ke Jepang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sulut Steve Kepel melalui Kepala Bidang SMK Vecky Pangkerego menuturkan, mereka akan mengikuti pelatihan sebagai bekal untuk bekerja di Jepang.
"Juli ini mereka masuk karantina," kata dia Jumat (21/7/2023).
Dikatakannya, pelatihan berisikan materi tantang etos kerja.
Ini penting agar para lulusan SMK dapat menyesuaikan dengan gaya kerja orang Jepang.
Dia hakul yakin target 1000 lulusan SMK bekerja di Jepang pertahun dapat terwujud.
"Kami yakin karena ini program skala prioritas," kata dia.
Ia menyebut, pendaftaran tahap dua telah dibuka. Pihaknya bakal menyeleksi 500 an alumni SMK di Sulut.
"Yang ingin ikut bisa lihat lewat link di Fanpage Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara,” terangnya. (Art)
Baca juga: Daftar Acara HUT ke-15 Boltim Sulawesi Utara, Keisya Levronka Akan Tampil
Baca juga: Doa Kristen Ketika Menghadapi Masalah dalam Hidup
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.