Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Puluhan Guru Geruduk Rumah Kepsek SD di Surabaya, Tuntut Uang Koperasi Rp 2,3 Miliar Dikembalikan

Selama kurun waktu itu, Iskak membelanjakan dana koperasi untuk kepentingan pribadi.

Editor: Alpen Martinus
Tribunnews.com
Ilustrasi Uang, seorang kepala sekolah di Surabaya diduga gunakan uang koperasi guru Rp 2,3 miliar untuk kepentingan pribadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Rumah seorang kepala sekolah di Surabaya mendadak ramai didatangi guru.

Itu adalah rumah Muhammad Iskak kepala SD Negeri di Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Para guru tersebut sengaja datang menggeruduk rumah kepala sekolah dengan satu tujuan.

Baca juga: Segini Kebutuhan Tenaga PPPK di Minut Sulawesi Utara, Guru Paling Banyak, Sudah Usul ke Kemenpan RB

Mereka meminta akan kepala sekolah mengembalikan uang koperasi mereka.

Jumlah yang disebut menjadi kerugian para guru juga cukup fantastis.

uang yang dituntut berjumlah Rp 2,3 miliar.

Sebab guru yang menjadi anggota kopersai mencapai 200 orang.

Baca juga: Pemkab Minut Usulkan 766 Formasi P3K Tahun 2023, Terbanyak Tenaga Guru

 Heboh aksi guru-guru SD di Surabaya geruduk rumah kepala sekolah.

Rumah kepala sekolah digeruduk guru-guru SD karena masalah uang.

Mereka syok melihat rumah kepala sekolah tersebut.

Terungkap bahwa si kepala sekolah gondol uang Rp 2,3 miliar.

Baca juga: Terungkap Jumlah Uang Tabungan Murid SD di Pangandaran yang Dipinjam Guru, Miliaran Rupiah

Sosok kepala sekolah yang rumahnya digeruduk itu bernama Muhammad Iskak (61).

Muhammad Iskak menjabat di SD Negeri di Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Para guru itu menagih uang mereka sebanyak Rp 2,3 miliar.

Dana sebesar ini adalah dana koperasi sekolah KPRI Tegar yang beranggotakan hampir 200 guru SD.

Halaman
12
Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved