Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian di Manado

Pelaku Pencurian Televisi di Wenang Ternyata Residivis Pencuri Anjing di Manado

Dari informasi yang diperoleh di Polresta Manado, Ronald Lontaan ternyata pernah ditangkap karena kasus pencurian hewan (anjing).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Polresta Manado
Ronald Lontaan (31) dihajar warga setelah diketahui mencuri televisi milik tetangganya. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jauh sebelum ditangkap karena kasus pencurian televisi di Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Manado, Sulawesi Utara.

Ronald Lontaan (31), ternyata juga sering melakukan aksi pencurian.

Dari informasi yang diperoleh di Polresta Manado, Ronald Lontaan ternyata pernah ditangkap karena kasus pencurian hewan (anjing).

"Pelaku ini residivis. Dia dulunya sering dogger (pencuri) anjing," kata Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, Kamis 22 Juni 2023 via telepon.

Pada tahun 2015 Ronald Lontaan juga pernah ditangkap karena mencuri banyak anjing di Manado.

Hasil dari pencurian tersebut dijual ke beberapa pasar yang ada di Sulut.

"Uangnya juga sama. Dipakai untuk miras dengan teman-temannya," kata Sugeng lagi.

Sebelumnya diketahui, pelaku pencurian satu buah televisi yang beraksi di kelurahan Mahakeret Timu, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Kamis 22 Juni babak belur dihajar warga.

Pelaku yang diketahui bernama Ronald Lontaan (31) tersebut ditangkap oleh warga setelah mencuri satu buah televisi milik korban bernama Roy Saelan (53).

Kasus ini bermula setelah korban melihat televisi miliknya hilang di rumah.

Ia kemudian langsung mencari tahu siapa yang melakukan pencurian tersebut.

Disaat melakukan pencarian, korban kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku adalah orang yang mengambil televisi di rumahnya.

Tanpa pikir panjang, korban bersama beberapa warga langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

Setelah puas menghajar pelaku, warga kemudian menelponnya polisi untuk menyerahkan pelaku.

Kapolresta Manado Kombes Julianto Sirait melalui Kanit Resmob Ipda Maria Rurupadang saat dikonfirmasi membeberkan pada saat pihaknya datang ke TKP pelaku memang sudah babak belur.

"Jadi pelaku ini bonyok bukan karena dihajar polisi, tapi warga," ungkapnya.

"Warga marah karena pelaku yang juga tinggal disekitaran TKP mencuri televisi," ucap Rurupadang. (Nie)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved