Breaking News
Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Wartawan

Manchester City versus Inter Milan, Cermin Kehidupan Manusia

Minggu dini hari, Manchester City akan berhadapan dengan Inter Milan. Pertandingan mereka bak kehidupan manusia.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
HO
Final Liga Champion Manchester City versus Inter Milan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Di era tiga negara atau Sam Kok di Tiongkok kuno, Cao Cao yang punya kekuatan besar dapat mengalahkan Liao Biao dengan mudah. 

Namun, Cao Cao dikalahkan oleh pasukan kecil yang dipimpin Liu Bei dan Chuke Liang. 

Itulah seni perang.

Yang kuat dapat mengalahkan yang lemah, sebaliknya, yang lemah dapat mengalahkan yang kuat.

Ahli perang Cina kuno, Sun Tzu, mengatakan kerajaan besar dapat menelan kerajaan kecil jika dapat menyatukan segenap potensi kekuatan dan menyerang lawan di tempat yang lemah, bagai membenturkan batu dan telur.

Tapi sebuah pasukan kecil dapat mengalahkan kerajaan besar lewat perang gerilya dan membuat mereka lelah dengan serangan tak terduga.

Laga puncak Liga Champion antara Manchester City dan Inter Milan di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Turki, pada Minggu (11/6/2023) pukul 02.00 WIB, bakal menyajikan duel sengit antara tim beda kekuatan.

Manchester City dengan permainan hebat dan skuad luar biasa serta prestasi gemilang, melawan Inter Milan dengan skuad medioker, agak terpuruk, namun punya pengalaman berlaga di Liga Champion.

Manchester City adalah hegemoni, sukar menaklukkan mereka.

City bermain dengan gaya Total Football yang kekinian, elok di lihat dan berorientasi kemenangan.

Saat menyerang, pemain City memainkan umpan-umpan pendek sembari bergerak cepat, dengan tiga penyerang dan seorang pemain lubang yang selalu tukar posisi.

Gaya menyerang itu adalah pertahanan City.

Mereka terbiasa bermain di garis pertahanan tinggi.

Saat kehilangan bola, para pemain City langsung melakukan pressing yang membuat lawan mati kutu.

Mau menyerang tak bisa, bertahan pun tak mampu.

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved