Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prabowo Subianto

Penyebab Jokowi Dinilai Lebih Condong ke Prabowo Dibanding Ganjar, Ini Kata Agung Baskoro

Presiden Jokowi dinilai lebih condong mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketimbang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Editor: Tirza Ponto
Wartakota/Alex Suban
Presiden Jokowi dinilai lebih condong mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketimbang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

"Pak Prabowo dipanggil Pak Jokowi selaku Menhan. Ini Menhan dipanggil Pak Presiden, tentu yang dibahas soal pekerjaan, soal urusan-urusan kedinasan yang secara detail kita tidak semuanya bisa dipublikasikan," kata Habiburokhman saat dikonfirmasi, Jumat (26/5/2023).

Pasalnya, Anggota Komisi III DPR RI itu menyebut tidak mendapatkan informasi yang rinci mengenai isi pembicaraan seputar Kemenhan RI yang dibahas Prabowo-Jokowi di Istana.

"Kami sendiri kalau soal Kemenhan itu kami tidak cawe-cawe isi pembicaraan Pak Prabowo dan Pak Jokowi," jelasnya.

Di sisi lain, Habiburokhman juga tidak mengetahui apakah ada pembicaraan seputar politik dalam pertemuan Prabowo-Jokowi.

Termasuk, omongan mengenai capres maupun cawapres pada 2024 mendatang.

"Saya tidak tau persis apakah ada pembahasan soal capres cawapres soal pemilu. Soal Pak Ganjar dan lain sebagainya kita tidak diinformasikan," katanya.

Namun secara logika, kata dia, pertemuan tersebut kemungkinan kecil membicarakan politik.

Sebab, pertemuan itu hanya seputar kedinasan Prabowo sebagai pambantu Jokowi di kabinet.

"Jadi itu tadi logikanya kalau pertemuan ini pertemuan soal dinas secara logisnya tidak ada pembicaraan hal-hal di luar kedinasan," pungkasnya.

Baca juga: Puan Maharani dan Gibran Rakabuming Malam Minggu Bersama di Solo, Bahas Pertemuan dengan Prabowo

Duet Prabowo-Cak Imin segera Dideklarasikan

Duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dalam waktu dekat akan segera dideklarasikan.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar telah mendapar "restu" dari Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Menurutnya deklarasi duet yang diusung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) itu tinggal menunggu waktu.

Sebagai catatan KKIR adalah koalisi yang dibesut oleh Partai Gerindra dan PKB.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved