Nasional Politik
Airlangga Hartarto Incar Kursi Cawapres Prabowo Subianto setelah Munas Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto incar kursi cawapres dampingi Prabowo Subianto.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masih mengincar kursi calon presiden (capres) maupun Calon wakil presiden ( cawapres ) di Pilpres 2024.
Airlangga Hartarto dianggap sebagai sosok potensial untuk mendampingi Prabowo Subianto, apabila Ketum Partai Gerindra maju sebagai capres.
Manuver untuk bisa memuluskan rencana itu, Golkar berupaya melakukan pembentukan Koalisi Besar antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Golkar, Nusron Wahid mengatakan merujuk hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar, Airlangga Hartarto bisa dicalonkan menjadi capres maupun cawapres.
"Amanat Munas itu capres dan atau cawapres. Tidak harga mati harus calon presiden.
Tidak harga mati," kata Nusron seperti yang dikutip dari acara Gaspol! Kompas.com yang ditayangkan di Youtube, Jumat (19/5/2023).
Pembentukan Koalisi Besar, kata Nusron, saat ini terus diupayakan oleh Partai Golkar, KIB dan KKIR.
Jika Koalisi Besar tersebut nantinya benar-benar terwujud, Yusron optimis bisa menjadi kendaraan bagi Airlangga untuk menjadi cawapres.

Baca juga: Kini Golkar Ingin Airlangga Hartarto Bersanding Dengan Prabowo Subianto, Ini Alasannya
Sebab, menurutnya, pada saat yang sama, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjadi bagian dari KIR, telah memberikan dukungan agar Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi bakal capres.
"Kita ingin membentuk apa namanya Koalisi Besar, kekuatan besar ada di tengah ini supaya nyaman, maka harus ada yang mengalah," ujar Nusron.
Anggota DPR Fraksi Golkar ini menjelaskan, saat ini hanya Airlangga yang potensial menjadi cawapres jika Prabowo menjadi capres.
Pasalnya, Nusron menilai sudah tidak mungkin Prabowo akan mengalah dengan menjadi cawapres.
"Kalau Pak Prabowo kan, sudah enggak mungkin mengalah karena dia sudah tiga kali ikut calon presiden dan wakil presiden,
masa mau mengalah lagi, kan enggak mungkin," jelasnya.
"Nah karena itu ya sudah, karena Pak Airlangga ini belum pernah jadi calon presiden maupun wakil presiden,
Airlangga Hartarto
cawapres
Prabowo Subianto
capres
Golkar
Calon wakil presiden
Badan Pemenangan Pemilu
Nusron Wahid
Prabowo Sebut PDIP dan Gerindra Kakak-Adik tapi Tak Bisa Satu Koalisi |
![]() |
---|
NasDem Kritik PDIP: 'Ketika Menang Diam Seperti Kura-Kura, Di Saat Kalah Ribut' |
![]() |
---|
Pengamat: PDIP dan PKS Oposisi, Nasdem-PKB Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
Mahfud MD Tolak Tawaran dari PKS untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan, Alasannya Demi Demokrasi NKRI |
![]() |
---|
AHY Akui Koalisi Perubahan Diterpa Cobaan Gara-gara Kader Partai NasDem |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.