Mata Lokal Memilih
Ketua DPD dan Bendahara PAN Boltim Ungkap Alasan Pindah ke Partai Nasdem
Kedua petinggi PAN Boltim yaitu Samsudin Dama dan Cerry Komaling berpindah haluan ke Partai Nasdem.
Penulis: Teguh Putra Mamonto | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Politik Boltim baru-baru ini diberi kejutan, dimana kedua petinggi PAN Boltim yaitu Samsudin Dama dan Cerry Komaling berpindah haluan ke Partai Nasdem.
Diketahui Samsudin Dama sebelum berpindah ke Nasdem merupakan Ketua DPD PAN Boltim dan juga sebagai Anggota DPRD Boltim, Sedangkan Cerry Komaling merupakan Bendahara DPD PAN Boltim dan juga Anggota DPRD Boltim dari Fraksi Pan.
2 Petinggi PAN Boltim yang memegang jabatan strategis malah berpindah haluan pada saat Injury Time.
Ketika di tanya awak media pada saat mendaftar Bacaleg, 11 Mei 2023 Kemarin, Dama mengatakan, ia dan Bendahara DPD PAN Boltim tidak ada masalah internal apapun dengan PAN.
“Saya mengenal partai awal masuk ke jalur politik praktis melalui PAN. Semua partai itu ideologinya bagus dan baik.
Hanya saja, saya dan dr Cheris memutuskan pindah partai, karena kami ingin menciptakan sebuah Legacy bahwa setelah kita pertimbangkan, kami lebih ke bagaimana membantu Kakak Sachrul Mamonto untuk membangun Kabupaten Boltim melalui Nasdem.
Semangat kami pindah partai itu kesitu tujuannya,” jelasnya, saat di konfirmasi sejumlah media, Kamis (11/05/23).
Dama mengakui semua atas dasar demi rakyat Boltim, dirinya berani keluar dari zona nyaman.
“Ketika dipikirkan, kami ini berada di zona nyaman. Kami adalah Ketua dan Bendahara DPD PAN Boltim dan tidak ada yang mengganggu gugat akan hal itu.
Jika politik dihitung dengan profit, kami memang rugi karena masih ada lebih satu tahun menjabat sebagai anggota DPRD Boltim dari PAN, dan sekarang sudah tidak bisa menerima gaji dan lainnya karena sudah berpindah partai.
Namun sekali lagi saya tegaskan, kami tidak melihat itu. Kami lebih melihat ke bagaimana memikirkan daerah ini,” akunya.
Lanjutnya, Dama Mengungkap kalau Rekanya Eks Bendahara DPD PAN Boltim, dr Cheris memiliki mimpi besar, bagaimana membuat Desa Kokapoi dan Kecamatan Mo’oat dapil tiga untuk menjadi lebih bagus dengan adanya lompatan-lompatan luar biasa di wilayah tersebut.
"Begitupun dengan saya sendiri. Sehingga saya yakin dan percaya, kami akan lebih mudah bersama-sama dengan pak bupati untuk membangun Kabupaten Boltim menjadi lebih baik lagi,” ungkap Dama.
Meskipun Begitu, Dama mengaku Berat dan ingin menangis ketika meningalkan partai yang membeserkanya.
“PAN adalah partai yang membesarkan saya, tentu besar keinginan untuk bertahan. Namun apalah daya, demi kepentingan masyarakat Boltim, kami harus pindah ke Nasdem. Jadi bahasanya, mundur selangkah, dan maju dengan lompatan,” kata Dama.
Dengan berdiri di Partai Nasdem, Dama meyakini akan bisa lebih berbuat banyak untuk Kabupaten Boltim akan semakin baik dan bersinar.
“Nasdem memiliki program-program yang luar biasa cemerlang, apalagi Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden RI. Ini pun kami akan totalitas mendukung itu,” ujarnya.
Tak lupa dirinya menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Umum DPP PAN Pak Zulkifli Hasan, Sekjen, pengurus DPW Pak Sehan Landjar dan teman-teman di DPD PAN yang selama ini bersama-sama dengannya membangun partai.
“Terima kasih banyak atas dedikasinya. Untuk proses PAW dipersilahkan. Karena ketika kami resmi mencalonkan diri lewat Nasdem, maka proses PAW PAN berjalan. Konsekuensinya seperti itu dan kami sudah memahaminya,” pungkas Dama.
Sementara, mantan Bendahara DPD PAN Boltim, Cerry Komaling saat di wawancara wartawan, mengatakan, setiap orang yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR membawa kepercayaan dari masyarakat yang mendukungnya.
“Dengan adanya kepentingan ini, saya harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam hal untuk kepentingan masyarakat juga,” ujar Komaling.
Mendaftarkan diri sebagai bacaleg DPRD Boltim, Cerry Komaling meyakini mampu meraih suara terbanyak di dapil III.
“Saya optimis raih suara terbanyak di dapil saya,” ucapnya.
Sefrekuensinya dengan Sadam, terkait PAW, Cerry Komaling mengaku siap.
“Seorang petarung harus siap menerima konsekwensi dari partai sebelumnya yang telah mengusung dirinya menjadi anggota DPR. Termasuk saya yang duduk di parlemen lewat PAN,” tutur Cerry.
Komaling menegaskan Jika dengan partai sebelumnya, Komaling mengaku tidak ada persoalan internal.
“Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya dengan PAN ada persoalan. Ini mutlak dari hati nurani saya sendiri untuk bergabung dengan Nasdem,” kuncinya.
Baca juga: Partai Nasdem Sangihe Daftar Bacaleg di KPU, Makagansa Sentil Michael Thungari Jadi Calon Bupati
Baca juga: Wakili Olly Dondokambey, Steve Kepel Serahkan Penghargaan BPJS Kesehatan Pada Tiga Daerah Terbaik
Baca Berita Tribun Manado Terbaru DI SINI
Baca Berita Lainnya di Google News
MK Registrasi 11 Perkara Sengketa Pilkada dari Sulut, Baso Affandi: Hormati Proses Hukum |
![]() |
---|
Ajukan PHPU Pilkada Sulut ke MK, E2L-HJP Pilih Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Menakar Ambang Batas Pertarungan Pilkada Sulut di Mahkamah Konstitusi, Catatan Pengamat Hukum |
![]() |
---|
KPU Tomohon Gelar Bimtek dan Simulasi Aplikasi Sirekap untuk PPK dan PPS Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Mitra Sulawesi Utara Minta Media Awasi Tahapan Pilkada, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.