Kesehatan
Daftar Kesalahan Penggunaan Tabir Surya yang Umum Terjadi, Diabaikan Saat di Dalam Ruangan
Penggunaan tabir surya sangat penting untuk menghindari sinar UV. Meski begitu, banyak kesalahan yang dilakukan ketika menggunakan tabir surya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhir-akhir ini, beberapa wilayah di Indonesia tengah dilanda cuaca yang sangat panas.
Cuaca panas ini otomatis diikuti indeks UV yang tinggi.
Karena terbiasa dengan cuaca panas, kita sering meremehkan akibat buruk sinar UV dari matahari.
Misalnya saja seperti tidak menggunakan tabir surya.
Padahal, tabir surya sangat penting bagi kulit ketika beraktivitas di siang hari.
Tak hanya di luar ruangan, penggunaan tabir surya sangat penting meski kita hanya di dalam ruangan.
Mungkin, salah satu kesalahan yang ada di daftar di bawah ini, sering Anda lakukan.
Berhati-hatilah karena paparan sinar UVA dan UVB kronis bisa menyebabkan kanker kulit dan penyakit lainnya.
1. Pergi keluar sebentar tanpa mengoleskan SPF
Hanya 10 menit berjalan kaki untuk beli kopi atau koran tentu tidak akan berakibat apa-apa. Salah!
"Eksposur 10 menit akan terakumulasi dan menyebabkan kerusakan DNA dari waktu ke waktu," kata Elizabeth F. Callahan, MD, seorang dokter kulit di Sarasota, Florida.
"Hari mendung bukan pengecualian," kata Elizabeth K. Hale, MD, seorang profesor dermatologi klinis di NYU Langone Medical Center.
"Sinar UVA mampu menembus atmosfer 365 hari setahun dan dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit dan berkontribusi terhadap perkembangan kanker kulit," katanya.
2. Mengabaikan SPF ketika berada di dalam ruangan
Baca juga: Sudan Makin Mencekam, Ratusan WNI Berhasil Dievakuasi, Begini Cerita Mereka
Baca juga: Kapolres Bitung AKBP Tommy Souissa Apresiasi Sinergitas Personel Gabungan Amankan Arus Balik
Mungkin selama ini Anda berpikir, terlindung oleh dinding tebal, jendela dan atap atau berada di dalam mobil akan membuat Anda aman dari paparan sinar UVA dan UVB matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-tabir-surya-untuk-kulit.jpg)