Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem

Pantas Saja Suhu Udara di Indonesia Terasa Panas Akhir-akhir ini, Ternyata ini Jadi Biang Keroknya

Cuaca panas ekstrem ini ternyata disebabkan beberapa faktor. Apa saja pemicunya?

Editor: Indry Panigoro
(beerphotographer)
Ilustrasi sinar matahari 

3. Sumatera Selatan

4. Kepulauan Bangka Belitung

5. Riau

6. Sumatera Barat

7. Pulau Sulawesi bagian utara

Imbauan BMKG

Terkait musim kemarau ini, BMKG mengimbau kepada institusi terkait, dan seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau.

Terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal atau lebih kering dibanding biasanya.

Pasalnya, menurut Dwikorita, wilayah tersebut memiliki tingkat bencana kekeringan yang lebih tinggi.

"Wilayah tersebut diprediksi mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan kekurangan air bersih."

"Perlu aksi mitigasi secara komprehensif untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan akan jauh lebih kering dari tiga tahun terakhir," ungkap Dwikorita.

Selain itu, BMKG juga mengimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat untuk dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada akhir musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.

(Bangkapos.com/Fitriadi/Tribunnews.com/Willy Widianto/Enggar Kusuma Wardani)

Sumber: bangkapos.com 

https://bangka.tribunnews.com/2023/04/25/cuaca-panas-ekstrem-bak-neraka-ternyata-5-hal-ini-biang-keroknya?page=all

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved