Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maluku Utara

Halmahera Selatan Terima DID Rp 10 Miliar, Langsung Dibagi Untuk Dua Dinas Ini

Sekda Halmahera Selatan, Saiful Turuy mengatakan, anggaran puluhan miliar tersebut akan diperuntukkan ke dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Editor: Alpen Martinus
hai.grid.id
Ilustrasi Uang, Halmahera Selatan terima DID Rp 10 miliar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah pusat akhirnya menyalurkan Dana Insentif Daerah (DID) ke daerah.

Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara pun menerima DID.

tahun ini DID yang mereka dapatkan cukup lumayan jumlahnya mencapai Rp 10 miliar.

Baca juga: Dana Insentif Daerah di Tidore Kepulauan Maluku Utara Mulai Disalurkan, 646 Orang Duluan


Sekda Halmahera Selatan, Saiful Turuy saat memberikan keterangan.(Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani)

Anggaran tersebut pun sudah dibagi peruntukannya.

Diharapkan dapat tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

DID tersebut dibagi ke dalam dua bagian besar untuk dikerjakan.

Dua bidang tersebut yaitu pertanian dan perikanan.

Baca juga: DisperindagKop Boltim Bakal Salurkan Bantuan Dana Insentif Daerah untuk Pelaku Usaha

Sekda Halmahera Selatan, Saiful Turuy mengatakan, anggaran puluhan miliar tersebut akan diperuntukkan ke dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) dan Dinas Perikanan.

“Di Pertanian  itu Rp 7 miliar dan di Perikanan Rp 3 miliar lebih,” katanya kepada TribunTernate.com, Senin (17/4/2023).

Untuk di Distan Halmahera Selatan, sambung Saiful, anggaran DID dari Pempus itu akan difokuskan ke program penanaman tanaman hortikultura. Sementarara pada Dinas Perikanan, dipergunakan untuk bantuan kepada para nelayan.

“Jadi ini lebih ke pemberdayaan masyarakat, sehingga dua OPD ini yang terima anggaran tersebut. Kan ada pemberdayaan petani dan nelayan,” jelasnya.

Baca juga: Bupati Usman Sidik Ancam Pulangkan Pejabat Tak BerKTP Halmahera Selatan, Dua Kepala SKPD Terancam

Orang nomor tiga di lingkup Pemkab Halmahera Selatan ini juga menambahkan, Dana Insentif Daerah atau DID yang Pempus diberikan Pempus ke setiap daerah, tidak lain adalah untuk menekan masalah inflasi tak beraturan secara nasional.

“Tapi alhamdulillah kita di Halmahera Selatan angka inflasi paling terendah di Maluku Utara. Namun kita harus tetap ikhtiar dengan segala hal. Karena saat ini di negara-negara eropa seperti Inggris pun warganya sudah ada yanf kelaparan,” terangnya.

Lebih lanjut Saiful mengaku, telah banyak cara-cara yang diambil Pemkab Halmahera Selatan dalam penanganan inflasi tersebut. Yaitu mulai dari pemantauan stabilitas harga barang, penyaluran sembako kepada warga hingga pada pegelaran pasar murah jelang Idul Fitri 2023.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved