Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Berikut Rencana Pembangunan Jalan Bandara-Likupang Sulawesi Utara, Sudah Ada Anggaran Rp 40 Miliar

Mereka pun menargetkan pekerjaan akan dilaksanakan pada April, tentu dengan menyelesaikan semuanya.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado
Pemprov Sulut anggarkan 40 M untuk pembebasan lahan sejumlah proyek. Salah satunya untuk proyek pembangunan jalan Bandara Sam Ratulangi - Likupang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Proyek pembangunan jalan Bandara-Likupang masih menjadi pekerjaan rumah yang akan diselesaikan oleh Pemprov Sulawesi Utara.

Bahkan mereka sudah memiliki target untuk penyelesaian.

Tahun ini mereka janjikan akan dituntaskan dan bisa untuk digunakan.

Baca juga: Potret 2 Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Jalan Manado-Bitung Sulawesi Utara

Pembangunan jalan tersebut menjadi prioritas untuk diselesai, lantaran akan menunjang pariwisata.

Sebab Likupang saat ini menjadi daerah prioritas pengembangan kawasan wisata.

Itu sebabnya Presiden Jokowi berkunjung ke sana beberapa waktu lalu.

Mereka pun menargetkan pekerjaan akan dilaksanakan pada April, tentu dengan menyelesaikan semuanya.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Jalan Tol Manado Bitung Diprediksi Mulai 18 April Mendatang

Jalan ini untuk mendukung daerah pariwisata super prioritas (DPSP) Likupang. 

Kadis PUPR Sulut menuturkan, pengerjaan akan dimulai April.

"Pembangunan jalan aka Alexander Wattimena n berlanjut April dari Wasian menuju Likupang," kata dia Jumat (14/4/2023). 

Sebut dia, pengerjaan berlangsung setelah pembebasan lahan tuntas. 

Baca juga: Kronologi Lakalantas di Jalan Manado-Bitung Sulut, Pengemudi Daihatsu Taruna Disebut Hilang Kendali

Menurutnya, pemenang tender sudah ada. 

"Kemungkinan akan rampung lima bulan ke depan," katanya. 

Pemprov Sulut anggarkan Rp 40 M untuk pembebasan lahan sejumlah proyek. 

Salah satunya untuk proyek pembangunan jalan Bandara Sam Ratulangi - Likupang. 

"Kami siapkan anggaran pembebasan lahan untuk MORR 3, sekolah dan proyek pembangunan jalan Bandara Likupang," kata Plt Kepala Dinas Perkimtan Sulut melalui Banu Analisis Kepegawaian Dinas Perkimtan," Kamis (30/3/2023). 

Menurut dia, proses pembayaran berlangsung simultan. 

Lahan yang beres langsung dibayarkan. 

"Jika ada yang lebih dulu beres langsung kami bayarkan," katanya.

Menurutnya, pembebasan lahan berlangsung lancar. Progresnya nampak jelas. 

"Hingga kini berlangsung lancar," katanya. 

Ia menuturkan, pihaknya punya prosedur dalam pembebasan lahan. 

Ada panitia yang menangani hal tersebut. 

"Kami ibaratnya juru bayar yang membayar setelah proses verifikasi tanah rampung," katanya.

Ia mengatakan, pembebasan lahan berlangsung berkelanjutan. 

Dari satu desa ke desa lainnya. 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved