Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

JAK Kembali Berulah

Diduga Lakukan Penganiayaan, JAK Dipanggil Partai Golkar Sulawesi Utara untuk Klarifikasi

James Arthur Kojongian (JAK) terinformasi dipanggil DPD Partai Golkar Sulut, Selasa (11/4/2023).

|
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id
James Arthur Kojongian 

Beredar di media sosial, sebuah video yang diduga JAK bersama seorang perempuan sedang adu mulut.

Perempuan tersebut mengaku mendapatkan tindakan kekerasan dari sang Wakil Ketua DPRD Sulut.

Selain itu juga ada tangkapan layar chatinggan yang dibagikan @dindawhardanie di Instagram soal kata-kata kasar yang diduga dikirim oleh JAK.

Tak hanya itu, Dinda Wardhani juga mengunggah foto dirinya yang mengalami lebam di tangan dan darah di selimut tempat tidur.

Dinda juga mengaku masih banyak bukti yang ia miliki, atas apa yang dilakukan oleh oknum Anggota Dewan tersebut.

Dalam video bukti yang diunggahnya itu, Dinda Wardhani menandai akun @dpr_ri dan @golkarindonesia.

Profil JAK

James Arthur Kojongian lahir di Samarinda, pada 29 April 1984.

James Arthur Kojongian merupakan seorang wakil rakyat yang berkantor di Gedung Cengkeh (sebutan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Uatara)

Dalam struktur pimpinan, James Arthur Kojongian menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut.

JAK juga sebagai penasehat Fraksi Partai Golkar dan Koordinator KOMISI III.Ia merupakan politisi dari partai Golkar.

Pria yang akrab disebut JAK ini menjabat di struktural partai sebagai Bendahara DPD I Golkar Sulut.

Ia juga merangkap Ketua Harian DPD II Golkar Minahasa Selatan (Minsel).

James Arthur Kojongia maju dari Dapil V Minsel Mitra dan meraup 34.592 suara.

Sebelum menjadi Anggota DPRD Sulut, JAK adalah wakil rakyat di DPRD Minahasa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved