Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Ekonom Robert Winerungan Beberkan Penyebab Harga Cabai Tembus Rp 125 Ribu per Kg di Manado

Harga cabai rawit (rica) di pasaran Kota Manado, Sulawesi Utara sudah mencapai Rp 125 ribu per kilogram (kg).

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Istimewa/Dok. Pribadi
Ekonom Unima, Dr Robert Winerungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga cabai rawit (rica) di pasaran Kota Manado, Sulawesi Utara sudah mencapai Rp 125 ribu per kilogram (kg).

Kenaikan harga rica sudah terjadi dari beberapa minggu yang lalu.

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Manado (Unima), Dr Robert Winerungan mengatakan, kenaikan harga cabai ini terjadi karena dua faktor.

Pertama, meningkatnya permintaan. Peningkatan permintaan karena komoditas rica tidak hanya dijual di Manado dan sekitarnya.

"Tapi juga sudah banyak diekspor antar pulauk di luar Sulawesi Utara seperti di Kalimantan, Maluku Utara dan Papua," kata Winerungan kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (24/03/2023).

Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit sebenarnya terjadi secara nasional di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Kenyataan, sebagian stok cabai di Sulut banyak yang dijual ke luar daerah.

"Ini yang menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan komoditas cabai rawit," katanya lagi.

Sedangkan faktor yang kedua adalah ada pada masalah suplai atau masalah produksi.

Masalah suplai bisa karena iklim atau cuaca sehingga produksi barito ini tidak maksimal.

Akhir-akhir ini curah hujan tinggi menyebabkan produksi cabai tidak maksimal.

Hal lain yang menyebabkan jumlah produksi cabai yang tidak maksimal adalah pada masalah input produksi yakni mahalnya pupuk bahkan sulit didapat.

"Ada banyak petani yang ingin mendapatkan pupuk untuk tanaman tapi tidak ada," ujarnya.

Masalah pupuk ini vital dalam tanaman barito untuk peningkatan produksi.

Tidak mungkin produksi akan maksimal jika tidak ada pupuk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved