Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Kamis 23 Maret 2023

Bacaan Alkitab - Markus 14:48-49 Kriminalisasi Kebenaran

Yesus adalah Sang Kebenaran sejati. Dia tidak melakukan kesalahan sekecil dan sesedikit apapun juga.

Tayang:
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
pixabay.com
Renungan Harian Kristen - Berlindung Kepada Tuhan 

Markus 14:48-49
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus adalah Sang Kebenaran sejati. Dia tidak melakukan kesalahan sekecil dan sesedikit apapun juga. Tidak ada dosa yang dilakukan Yesus, selain kebenaran dan kebaikan bagi seluruh umat manusia.

Selalu melakukan kebaikan dan mewujudkan kasih yang sungguh, tulus dan tak berhingga bagi semua orang.

Justeru Yesus melakukan banyak mujizat atau perbuatan baik untuk kepentingan dan kebaikan manusia. Mulai dari mengubah air menjadi anggur bagi kebutuhan pesta, menyembuhkan orang sakit, mencelikan orang buta, orang lumpuh berjalan, menahirkan orang kusta, meredakan badai dan ganasnya gelombang, hingga membangkitkan orang mati dll. Begitu banyak hal ajaib dilakukan Yesus untuk menolong dan menyelamatkan umat manusia.

Renungan Harian Kristen - Gembala yang Baik
Renungan Harian Kristen - Gembala yang Baik (jernih.co)

Demikian juga dengan pengajaran dan keteladanan-Nya. Dia mengajar terutama tentang hukum kasih sambil melakukannya. Itulah kasih yang sempurna, yakni kasih yang sempurna dan tak terbatas oleh apapun juga, termasuk tak dibatasi oleh ruang, waktu dan situasi apapun juga. Bahkan, orang yang memusuhi kitapun harus dikasihi. Itu diajarkan dan sudah dilakukan oleh Yesus.

Pilatus dan banyak orang membuktikan bahwa Yesus tidak bersalah. Semua orang diminta bersaksi tentang apa kesalahan-Nya. Tapi tak ada satupun yang mampu membuktikannya. Yesus, tidak bersalah. Dia tidak pantas dan tidak boleh dihukum, apalagi dihukum mati.

Nyataannya, Dia ditangkap, dipukul, dihina, diludahi, disiksa sengsara dan mati dehidrasi kehabisan air tergantung di Kayu Salib. Bahkan cara menangkap pun tak berprikemanusiaan. Sungguh Dia kehilangan hak-hak-Nya sebagai Manusia.

Yesus ditangkap seperti menangkap penjahat. Dia diperlakukan seperti teroris dan gembong kriminal. Padahal Dia bukan penjahat, karena Dia Orang Kudus dan Suci.

Dia adalah Tuhan. Tapi karena ambisi dan keserakahan imam-imam kepala, para ahli Taurat dan tua-tua dll, mereka rela mengriminalisasi Yesus.

Baca juga: Bacaan Alkitab - Markus 14:44 Konspirasi Jahat Berkedok Ciuman

Baca juga: Bacaan Alkitab - Lukas 22:33-34 Dipenjara dan Mati Demi Kristus

Mengriminalisasi Yesus berarti mengriminalisasi kebenaran sejati. Karena Yesus adalah Tuhan Sejati, meskipun Dia menjadi Manusia dan melewati semua proses yang amat sangat berat itu.

Dia ditangkap bak penyamun, diserang dan diserbu oleh pasukan yang bersenjata lengkap dengan pedang dan pentung. Padahal Yesus baik.

Mereka melakukan kriminalisasi terhadap kebenaran. Ini adalah perbuatan diskriminatif yang mengriminalisasi manusia yang benar dan tidak melawan hukum.

Sebab mereka melihat sendiri setiap hari Yesus mengajar dan melakukan kebenaran di rumah ibadah dan di mana saja. Pengikut Yesus bertambah banyak. Orang-orang telah menaruh simpati dan percaya pada Yesus.

Mereka sangat mengagumi Kristus dengan segala perbuatan-Nya yang ajaib dan melakukan banyak mujizat.

Mereka cemburu dan tersaingi. Karena orang lebih percaya pada Yesus. Maka, mereka menghalalkan segala cara untuk mengriminalisasi dan membunuh Yesus dengan keji.

Yesus melakukan semuanya itu untuk menggenapi janji Allah dalam Kitab Suci. Diapun didiskriminalisasi diperlakukan seperti penjahat dan teroris. Padahal Dialah Guru Agung, Tuhan dan Juruselamat dunia.
Demikian firman Tuhan hari ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved