Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Kamis 16 Maret 2023

Bacaan Alkitab - Lukas 22:33-34 Dipenjara dan Mati Demi Kristus

Petrus berbeda dengan murid-murid Yesus yang lain. Dia agak meledak-ledak, berani dan terkadang teledor

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
www.katolikku.com
Kisah Yesus dan Petrus Berjalan di Atas Air, Tetapi Murid Yesus itu Tenggelam karena Takut 

Lukas 22:33-34

TRIBUNMANADO.CO.ID - Petrus berbeda dengan murid-murid Yesus yang lain. Dia agak meledak-ledak, berani dan terkadang teledor, namun dia memiliki banyak kelebihan.

Ketika Yesus mengatakan bahwa Iblis akan segera menampinya dan Yesus akan mendoakannya agar dia tetap kuat dan tegar dalam imannya, terutama setelah dia insaf, Petrus langsung menyela-Nya.

Dia meyakinkan bahwa demi Sang Guru Agung, dia siap masuk penjara dan mati bersama dengan Yesus.

Tetapi Yesus segera menegur dia dan berkata bahwa ayam tidak akan berkokok sebelum dia (Petrus) menyangkal Yesus sebanyak tiga kali, bahwa dia mengenal Sang Kristus.

Kisah Yesus dan Petrus berjalan di atas air, tetapi murid Yesus itu tenggelam karena takut
Kisah Yesus dan Petrus berjalan di atas air, tetapi murid Yesus itu tenggelam karena takut (catatanseorangofs.wordpress.com)

Apa yang Yesus katakan, terbukti dan memang terjadi. Pun juga, apa yang Petrus janjikan, itu terlaksana setelah dia menyesali akan penyangkalannya itu dan insaf atau kembali bertobat menjadi rasul Kristus.

Itu terjadi karena Yesus mendoakan dia agar setelah Petrus insaf, dia dikuatkan untuk memberitakan Injil bersama saudara-saudaranya yang lain.

Yah, Petrus pun pada akhirnya dipenjara seperti yang dia janjikan kepada Kristus. Bahwa dia siap atau bersedia dipenjara demi Kristus.

Karena pemberitaan Injil Kristus dan berbagai mujizat yang terjadi serta begitu banyaknya orang yang percaya pada Yesus, maka Petrus dipenjara. Hal itu disaksikan oleh firman Tuhan dalam Kisah Para Rasul 12:5 "Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah."

Baca juga: Bacaan Alkitab - Lukas 22:28-30 Menjadi Hakim Bersama Kristus

Baca juga: Bacaan Alkitab Malam - Matius 7:16-19 Lihatlah dari Buahnya

Tidak hanya itu. Sebagaimana sumpahnya kepada Yesus, Petrus juga akhirnya mati demi nama Tuhan. Kematian Petrus malah lebih tragis lagi. Karena dia mati digantung dengan kaki di atas dan kepala di bawah.

Itu adalah bentuk penghormatannya kepada Kristus. Jadi, ketika dia harus mati karena Kristus, dia pun mati secara demikian.

Petrus menjalani proses seperti yang Yesus katakan kepadanya. Bahwa sekalipun dia sudah bersumpah, dia tetap menyangkal Yesus 3 kali. Ayam tidak berkokok sebelum Petrus menyangkal Tuhannya.

Itu terjadi ketika Yesus ditangkap, diadili dengan tidak adil, disiksa tanpa rasa kemanusiaan, dianiaya sesuka hati, hingga dibunuh, mati tersalib di Golgota. Situasi yang mengerikan membuat Petrus kehilangan akal sehat, imannya goyah. Diapun akhirnya menyangkal Yesus 3 kali.

Hal itu tidak berhenti di situ. Sebab Petrus menyesali perbuatannya, dia menangis dan bertobat dan pada akhirnya, sebagaimana doa Yesus, dia dikuatkan dan menguatkan saudara-saudaranya termasuk rekan sesama murid yang adalah rasul-rasul Kristus.

Demikian firman Tuhan hari ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved