Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Baca Yesaya 50:8, Orang Benar Pasti Menang
Semua orang yang mengaku percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, harus hidup benar.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjadi orang benar bukanlah hal mudah dilakukan, namun bisa untuk dilakukan.
Mari kita berlajar menjadi benar melalui renungan harian kristen yang berjudul Orang Benar Pasti Menang
Yesaya 50:8 digunakan sebagai ayat referensi.
Baca juga: Renungan Harian Keluarga - Yesaya 50: 8 Tuhan Membela Orang Benar
Salah satu identitas mutlak orang Kristen adalah hidup benar.
Semua orang yang mengaku percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, harus hidup benar.
Tanpa kecuali, sebab itu sudah menjadi kewajiban hidup orang yang mengaku beriman kepada Tuhan.
Hidup benar, bukan dibenar-benarkan atau membenarkan diri. Apalagi membenarkan yang jahat sebagai kebenaran ataupun kebaikan. Jangan memelintir yang jahat untuk dibenarkan dengan dalil apapun juga.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Amsal 31:30, Kecantikan Sejati
Yang salah dan jahat, tetaplah salah dan jahat, sedangkan yang benar dan baik tetaplah kebenaran dan kebaikan. Tolok ukurnya adalah firman Tuhan.
Pengalaman hidup nabi Yesaya, membuktikan bagaimana upah orang yang hidup benar di hadapan Tuhan.
Pembelaan Tuhan akan berlaku bagi setiap umat dan hamba-Nya yang hidup benar di hadapan-Nya.
Itu terjadi dan dialami oleh Yesaya. Orang yang hidup benar, pasti erat dan melekat dengan Tuhan. Sebab Tuhan besertanya senantiasa.
Baca juga: Renungan Harian, 2 Korintus 4:7, Kekuatan yang Melimpah-limpah
Kesaksian Yesaya adalah, bahwa karena dia hidup benar di dalam Tuhan, maka dia selalu dibela-Nya dalam segala perkara. Karena Tuhan selalu berada di pihaknya, maka dia selalu menang dalam segala hal.
Musuh tak sanggup mengalahkannya dengan cara apapun juga, karena Tuhan selalu yang memenangkannya. Itulah sebabnya Yesaya bersukacita karena memiliki Allah yang maha pengasih dan maha adil.
Yesaya memertahankan hidupnya bersih dengan berprilaku benar di hadapan Tuhan Allah.
Dari konsistensinya melakukan kebenaran itu, Yesaya merasakan pembelaan Tuhan yang tiada taranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-Iman-Mengalahkan-Persoalan-Sebesar-Apapun.jpg)