Renungan Harian
Renungan Harian Kristen, Amsal 31:30, Kecantikan Sejati
Berikut Renungan Harian Kristen hari ini tentang kecantikan sejati yang terambil dalam kitab Amsal 31:30.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini
Amsal 31:30 TB
Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji.
Kecantikan Sejati
Dalam hikmat dan kreativitas Tuhan yang tak terbatas, Dia telah menciptakan hal-hal yang luar biasa: matahari terbenam bak lukisan cat air, pegunungan yang menakjubkan, lautan biru kehijauan, dan manusia yang mempesona.
Amsal 31 adalah pasal terkenal dalam Alkitab tentang seorang wanita yang takut akan Tuhan, pekerja keras, dan murah hati.
Menariknya, Amsal 31 ditulis oleh seorang pria—yaitu, Raja Lemuel, meskipun sebenarnya itu adalah nasihat praktis dari ibunya yang dia bagikan waktu dia menjadi raja.
Sesuatu yang kurang dijelaskan dalam bahasa non-Ibrani adalah bahwa ayat 10-31 sebenarnya membentuk teka-teki puisi setiap ayat diawali dengan salah satu dari 22 huruf abjad Ibrani, berturut-turut dari aleph ke tav (dari awal hingga akhir ).
Menjelang klimaks puisi, penulis menulis:
“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji..”
Amsal 31:30 TB
Dalam hati kita tahu ini benar, bukan?
Betapapun menawan atau cantiknya seorang wanita, kita tahu bahwa kecantikan itu cepat berlalu. Kita tahu pesona itu tidak akan bertahan lama.
Kita tahu bahwa proses penuaan pada akhirnya akan berjalan dengan sendirinya.
Tetapi kecantikan fisik dari wanita ini hampir tidak disebutkan, sebaliknya, berfokus pada karakternya pada wanita yang takut akan Tuhan.
Sebuah Amsal sebelumnya menjelaskan bahwa “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhant” (Amsal 9:10) kesadaran yang rendah hati bahwa segala sesuatu yang baik dan bijaksana dan murni dan benar pasti berasal dari Dia.
Jadi, jika Anda mengenal wanita seperti itu yang mengasihi dan menghormati Allah, yang menghargai dan memedulikan orang lain, yang berinvestasi dengan bijak dan hidup dengan tujuan Anda dapat meluangkan waktu sejenak untuk berterima kasih kepada Allah atas hidupnya.
Anda bahkan mungkin mempertimbangkan bagaimana Anda bisa menjadi lebih seperti dia sebagaimana dia ingin menjadi lebih seperti Dia.
Haleluyah, Tuhan Yesus memberkati.
(*)
Baca Berita Tribun Manado Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-hari-ini-mengenai-rindu-akan-Tuhan-yang-terdapat-dalam-Mazmur-632.jpg)