Maluku Utara
Viral Video Bupati Hamahera Utara Ancam Bunuh Pengujuk Rasa,'Pegawai Semua Ayo Ambil Kayu'
Sedihnya lagi, Frans Manery menegaskan, lebih baik bunuh dorang (Mereka) dari pada membuat bibit yang tidak baik.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi unjuk rasa sekarang adalah wajar dilakukan, apalagi sejak era reformasi.
Setiap orang berhak untuk menyuarakan pendapatnya.
Sebab hak mengeluarkan pendapat juga dilindungi oleh undang-undang.
Baca juga: Harga Terbaru Kopra di Halmahera Utara, Turun Drastis Hingga Buat Petani Tak Semangat
Screenshot video Bupati Halmahera Utara Frans Manery, marah-marah di depan kantor Bupati, Rabu (22/2/2023).(Tribunternate.com)
Namun caranya saja yang berbeda-beda, ada yang diskusi langsung, tapi banyak juga yang turun ke jalan.
Semuanya dilegalkan dan dilindungi undang-undang.
Sebab melalui unjuk rasa juga, banyak suara rakyat yang didengar.
Biasanya berisi soal kritikan kepada pemerintah atau pemangku jabatan.
Baca juga: 4,22 Gram Sabu Disita Polres Halmahera Utara dan Pemiliknya Falik Ditangkap, Sudah Siap Edar
Hal tersebut sangat baik untuk sebuah reformasi kinerja dari pemerintah, atau kontrol masyarakat.
Bupati Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Frans Manery, ancam bunuh pengunjuk rasa.
Sehingga pemerintah sudah seharusnya mendengarkan aspirasi dari masyarkat tersebut.
Namun di Halmahera Utara berbeda, sang Bupati justru viral untuk memusuhi para pengunjuk rasa.
Baca juga: Pedagang Musiman Jelang Natal Mulai Mucul di Pasar Rawajaya Halmahera Utara Maluku Utara
Ucapan kasar Frans Manery itu pun tersebar dan viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Facebook atas nama @Tony Pulo, memperlihatkan, Bupati Frans Manery, marah-marah pada pengunjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Ia bahkan menyuruh seluruh pegawainya yang ada disitu mengambil kayu untuk memukul pendemo.
Daftar Harta Kekayaan Bupati Terpilih di Maluku Utara Hasil Pilkada 2024, Siapa Terkaya? |
![]() |
---|
Daftar Harta Kekayaan Bupati dan Wali Kota Terpilih di Malut, Siapa Terkaya? |
![]() |
---|
Sosok Haji Robert, Bos Tambang di Maluku Utara |
![]() |
---|
Desa Wewemo Morotai Malut Jadi Lumbung Pangan, Mulai Pembibitan Ladang Sawah Ratusan Hektare |
![]() |
---|
2 Desa Muslim dan Kristen Morotai Malut Saling Kunjungi Saat Hari Raya, Contoh Indahnya Toleransi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.