Helikopter Mendarat Darurat
Helikopter Mendarat Darurat, Kapolda Jambi Alami Patah Tulang, Begini Kondisi Penumpang Lainnya
Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dikabarkan mengalami patah tulang di bagian tangan imbas insiden helikopter
"Tentunya yang pertama kita akan melihat medan yang ada, kalau bisa kita evakuasi menggunakan helikopter tentunya kita akan gunakan helikopter," kata Sigit di Stadion GBK.
Akan tetapi dikatakan Sigit, jika proses evakuasi melalui udara tak memungkinkan, maka nantinya tim evakuasi terpaksa melakukan penyelamatan via jalur darat.
Terkait hal itu, jika nantinya tim evakuasi akan melakukan penyelamatan via darat maka helikopter akan dikoordinasikan untuk melakukan penjemputan di titik yang sudah disesuaikan.
"Karena kondisi lapangan yang kita sesuaikan dan tentunya nanti pada helikopter bisa melakukan pengangkatan di titik yang sesuai kita akan melakukan evakuasi ke RS terdekat," ujarnya.
Adapun saat ini dijelaskannya juga, para penumpang yang berjumlah delapan orang itu juga sudah dapat berkomunikasi.
Selain itu, pihaknya juga sudah menemukan titik koordinat para korban di lokasi pemdaratan darurat helikopter tersebut.
"Mereka juga bisa berkomunikasi dengan kita walaupun kadang kala ada kesulitan namun satu sisi kita telah mengetahui titik koordinat bagaimana helikopter tersebut melakukan pendaratan darurat," katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto mengatakan Kapolda Jambi dan rombongan terpaksa harus bermalam di hutan karena proses evakuasi dihentikan imbas cuaca buruk.
"Kita sama-sama berdoa, semoga Kapolda Jambi dan rombongan bisa bertahan malam ini," katanya.
Kapolda Jambi dan rombongan harus bertahan di tengah hutan memanfaatkan logistik yang ada di helikopter yang mengangkut mereka.
Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News
Telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.