Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wisata Manado

Kisah Watu Sumanti, Batu Sakti yang Jadi Objek Wisata Manado, Banyak yang Datang Bawa Dupa

Meski begitu, Batu Sakti yang ternyata diberi nama Watu Sumanti itu masih terus mencoba eksis.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Watu sumanti batu yang jadi objek Wisata Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ya tersembunyi di antara pemukiman warga yang padat di Kelurahan Tikala Ares Lingkungan 2, Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara, objek wisata Watu Sumanti berperang dengan zaman.

Meski begitu, Batu Sakti yang ternyata diberi nama Watu Sumanti itu masih terus mencoba eksis.

Berhadapan dengan penduduk yang modern dan individualis, watu (batu) itu sesekali menampakkan kesaktiannya; ia menggandakan diri.

Pada waktu-waktu tertentu, Batu Sakti itu menang atas zaman.

Banyak warga yang datang padanya, meletakkan dupa maupun sesajen.

Namun lebih banyak ia dikalahkan.

Bahkan warga sekitar yang sejarahnya dilahirkan dari batu itu tak mau tahu dengan keberadaannya.

TRIBUNMANADO.CO.ID mengunjungi tempat itu beberapa waktu lalu. 

Lokasi Batu Sakti Watu Sumanti

Watu itu berlokasi di depan Kantor Kelurahan Tikala Ares, Kota Manado, Sulut.

Kantor berada di ujung lorong sempit pada jalan yang menghubungkan daerah Banjer, Pumorow, dan Tikala.

Lokasi itu hanya terpisah jarak puluhan meter dengan kantor Walikota Manado. 

Watu Sumanti
Watu Sumanti (TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS)

Sesajen dan Dupa Ada di Atas Batu 

Watu tersebut terdiri dari sekira sepuluh batu vertikal dengan ukuran 15-30 cm.

Batu-batu itu berhadapan dengan tiga batu pipih dan pendek.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved