Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korban Penipuan Kerja

Puluhan Warga Talaud Korban Penipuan Kerja Ditampung di Rumah Mocthar Parapaga

Korban penipuan setelah direkrut oleh oknum tersebut mereka bertolak dari Talaud Sabtu (11/2/2023) dan tiba di Pelabuhan Manado Minggu (12/3/2023).

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
68 Laki-laki dari sejumlah desa, di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara jadi korban penipuan kerja. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan masyarakat dari beberapa kampung, di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, menjadi korban penipuan kerja.

Mereka  kena tipuh oleh oknum laki-laki dari Sanana Kepulauan Sula Maluku Utara yang menjanjikan akan memberikan pekerjaan di sebuah lokasi tambang di Sanana.

Tak hanya tertipu akan mendapat pekerjaan di tambang, mereka juga sudah menyetorkan uang yang diminta oleh oknum yang datang merekrut mereka di sejumlah kampung yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Cosplay Manado, Jalani Hobi Tanpa Meninggalkan Budaya Sendiri

Mereka sempat terbengkalai di Pelabuhan Manado.

Korban penipuan setelah direkrut oleh oknum tersebut mereka bertolak dari Talaud Sabtu (11/2/2023) dan tiba di Pelabuhan Manado Minggu (12/3/2023).

"Mendapat informasi mereka terlantar di Pelabuhan, pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kantor Perwakilan Talaud di Manado, mengevakuasi mereka ke rumah Wakil  Bupati Talaud bapak Mocthar Parapaga di Kota Bitung," kata sumber di rumah pribadi Wakil Bupati Talaud, Kamis (16/2/2023).

Total warga Talaud yang kena tipu 68 dan yang berada di rumah Wakil Bupati Talaud di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian Kota Bitung ada sekitar 30 orang.

Saat Tribunmanado.co.id, di rumah pribadi Wakil Bupati Talaud Mocthar Parapaga di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian beberapa di antara mereka berada di rumah kerabat maupun sanak saudara di Kota Bitung.

Sementara itu yang lainnya, saat dijumpai sedang duduk makan siang di bangunan depan rumah Wakil Bupati Talaud.

Setelah makan, mereka duduk-duduk di kursi yang sudah disiapkan.

Ada beberapa yang berada di dalam, ada yang di teras dan tidur-tiduran di atas jok mobil yang di alas di lantai.

Warga Talaud korban penipuan, semuanya laki-laki dan berpengalaman kerja di lokasi tambang.

Sesekali terdengar pembicaraan mereka dalam bahasa Talaud, dan oleh orang kerja di rumah pribadi di Wakil Bupati Talaud diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

"Jangan ikut kami kena tipu," kata seorang menterjemahkan percakapan mereka.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved