Manado Banjir
Wanita Stroke Jadi Korban Banjir Manado: Rumah Saya Sisa Lantai, Harta Tinggal Baju di Badan
Bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimpa Manado minggu lalu masih menyisakan duka bagi sebagian orang. Reni Bukahati mengaku rumahnya rata.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bencana banjir dan longsor di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), membuat ratusan orang kehilangan tempat tinggal.
Salah satunya Reni Bukahati (53).
Warga Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Manado, ini kehilangan rumahnya.
Rumah yang sudah ditinggalinya selama puluhan tahun tersebut tersisa lantai.
Kisah Reni begitu nelangsa.
Sebelum bencana memukul rumahnya, Reni diterpa penyakit.
Akibatnya ia mengalami stroke dan kini harus berjalan dengan tongkat.
Tribunmanado.co.id menjumpai Reni Sabtu (4/2/2023) di lokasi penampungan.
Ia duduk di salah satu kursi.
Tongkat tersandar samping kursi.
Baca juga: 15 Ucapan Selamat Hari Valentine dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang Sangat Romantis
Baca juga: Makna Aksi Tang Sin Mengiris Lidah dalam Cap Go Meh di Manado Sulawesi Utara
Reni bercerita, saat bencana lalu, ia harus digendong dari rumahnya menuju ke lokasi aman.
"Saya dibawa kemari (lokasi pengungsian)," katanya.
Menurut Reni, rumahnya rata tanah.
"Tinggal lantai saja," katanya.
Barang-barangnya pun musnah, yang tersisa hanya baju badan.

Pemkot Manado Bangun Fasilitas Pencegah Banjir untuk Sekolah Rawan Bencana di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Komunitas Relawan DJak BMR Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Banjir di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
5 Penyakit yang Paling Banyak Diderita Korban Banjir Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manado Akan Gelar Trauma Healing untuk Anak TK Korban Banjir Manado |
![]() |
---|
Pemkot Manado Siapkan Perumahan Relokasi Pandu Jadi Kelurahan Baru, Ini Kata Andrei Angouw |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.