Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan Berantai

Motif Pelaku Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur, Tega Bunuh Keluarga Sendiri dan Para TKW

Ada dua motif Wowon cs yang memicu melakukan aksi pembunuhan berantai di Bekasi hingga Cianjur. Bunuh keluarga sendiri hingga para TKW.

Editor: Frandi Piring
Handout
Motif Pelaku Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur. Tega Bunuh Keluarga Sendiri dan Para TKW. Wowon Erawan, Solihin dan Dede Solehudin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Motif para pelaku pembunuhan berantai di Cianjur, Garut, dan Bekasi.

Tiga pelaku yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M. Dede Solehudin, sejauh ini menelan nyawa sembilan orang.

Para korban di antaranya anggota keluarga mereka sendiri hingga para TKW.

Ada dua motif Wowon cs yang memicu melakukan aksi pembunuhan.

Diketahui, sebagian besar korban masih memiliki hubungan darah dengan para pelaku, yakni istri, anak, dan mertua.

Berdasarkan penyelidikan, ada dua motif yang mendasari aksi tersangka.

Pertama adalah meningkatkan taraf ekonomi dengan cara mengaku memiliki kemampuan supranatural mendatangkan kekayaan.

Kedua, para pelaku takut aksi penipuan dan pembunuhannya terungkap.

3 Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai, Wowon Tak Tahu Istrinya Dibunuh Partner In Crime Duloh
3 Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai, Wowon Tak Tahu Istrinya Dibunuh Partner In Crime Duloh (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar/ TribunJabar.id/Fauzi Noviandi/ Kompas.com)

Berikut ini adalah daftar sembilan korban beserta latar belakang informasinya:

Nama: Noneng dan Wiwin
Hubungan dengan pelaku: Noneng adalah ibu mertua dari Wowon. Sementara, Wiwin adalah istri pertama dari Wowon.
Waktu kematian: Tahun 2020.
Lokasi pembunuhan: Cianjur.
Cara pembunuhan: Awalnya, keduanya diminta datang ke rumah Solihin. Sesampainya di sana, keduanya dibunuh dengan cara dicekik. Jasadnya dikubur di dalam satu lubang yang sama di rumah Solihin.
Motif pembunuhan: Pelaku takut aksi penipuan dan pembunuhan terhadap orang lain terbongkar karena Noneng dan Wiwin mengetahuinya.

Nama: Bayu
Hubungan dengan pelaku: Anak laki-laki hasil pernikahan Wowon dengan istrinya bernama Ai Maimunah.
Waktu kematian: November 2022.
Lokasi pembunuhan: Cianjur.
Cara pembunuhan: Tidak diketahui. Jasad Bayu ditemukan terkubur di samping rumah Wowon di Ciranjang, Kabupaten Cianjur.
Motif pembunuhan: Belum diketahui.

Nama: Farida dan Siti.
Hubungan dengan pelaku: Farida dan Siti adalah TKW yang tertipu dengan janji Wowon dkk bahwa bisa mendatangkan kekayaan.
Waktu kematian: Belum diketahui.
Lokasi pembunuhan: Farida dibunuh di Cianjur. Sementara, Siti dibunuh di tengah laut.
Cara pembunuhan: Farida dibunuh dengan cara diracun di rumah Solihin. Jasadnya dikubur di dalam lubang tersendiri. Sementara, Siti dibunuh saat perjalanan dari Surabaya menuju Mataram dengan cara didorong dari atas kapal.
Motif pembunuhan: Keduanya dibunuh karena selalu menagih kekayaan yang dijanjikan oleh Wowon dkk.

Nama: Halimah
Hubungan dengan pelaku: Istri kelima Wowon.
Waktu kematian: Belum diketahui.
Lokasi pembunuhan: Cianjur.
Cara pembunuhan: Belum diketahui.
Motif pembunuhan: Belum diketahui. Namun, polisi menyebut, Halimah dibunuh oleh Duloh tanpa sepengetahuan Wowon.

Nama: Ai Maimunah.
Hubungan dengan pelaku: Istri keenam dari Wowon. Wowon menikahi Ai, ketika Halimah, ibu kandung Ai, meninggal dunia.
Waktu kematian: Kamis, 12 Desember 2023.
Lokasi pembunuhan: Bekasi.
Cara pembunuhan: Diracun dengan pestisida dan racun tikus yang dilarutkan di dalam kopi.
Motif pembunuhan: Maimunah dibunuh Wowon dkk karena mengetahui tindak pidana penipuan dan pembunuhan Wowon dkk sebelumnya. Wowon tidak ingin tindak pidana sebelumnya terbongkar.

Nama: Ridwan Abdul Muiz dan Muhammad Riswandi
Hubungan dengan pelaku: Anak sambung antara Ai Maimunah dan Wowon.
Waktu kematian: Kamis, 12 Desember 2023.
Lokasi pembunuhan: Bekasi.
Cara pembunuhan: Diracun dengan pestisida dan racun tikus yang dilarutkan di dalam kopi.
Motif pembunuhan: Sama seperti Ai, mereka juga dibunuh karena dianggap berbahaya dan takut kejahatan para tersangka terkuak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved