Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PDAM Minut

Gaji Karyawan PDAM Minut Berbulan-Bulan Tidak Dibayar, Prasethio: Perusahaan Ini Sedang Tidak Sehat

Selama berbulan-bulan PDAM Minut belum membayar gaji karyawannya. DPRD Minut meminta masalah ini bisa cepat diselesaikan.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Pertemuan antara DPRD Minut dengan PDAM Minut di Lantai 2 Kantor DPRD Minut, Sulawesi Utara, Senin (16/1/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Komisi III DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memanggil Direktur PDAM, Roland Maringka, Senin (16/1/2023).

Pemanggilan ini karena puluhan karyawan PDAM Minut beberapa waktu lalu mendatangi Kantor DPRD Minut dan menyampaikan gaji mereka delapan bulan belum dibayar.

Lebih tepatnya, gaji para pegawai bulan April 2022-Januari 2023 belum dibayar.

Pertemuan berlangsung di Lantai 2 Kantor DPRD Minut, yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Minut, Jemmy Mekel.

Jemmy Mekel didampingi Stevanus Prasethio, Edwin Nelwan, dan Meydi Kumesah.

Hadir juga puluhan karyawan di Kantor DPRD Minut, namun yang masuk hanya perwakilan.

Tujuan pertemuan untuk membahas dan mencari solusi bagaimana nasib para karyawan.

Diketahui nominal gaji karyawan Rp 2.900.465 per bulan.

Selama delapan bulan itu, Direktur Utama PDAM Minut sudah berganti sebanyak tiga kali.

Saat Deybert Rooroh menjabat Dirut PDAM Minut 3 bulan gaji karyawan belum dibayar, saat Patrice Tamengkel dua bulan, dan Roland Maringka selama tiga bulan.

Baca juga: OPINI PEMILU - Dilema Pemilu Proporsional Terbuka

Baca juga: Kronologi Penangkapan Oknum Honorer Dishub Pemkab Minahasa yang Mencuri di Mess Polwan

Salah satu perwakilan istri dari karyawan mengaku, mereka hanya menuntut gaji agar segera dibayarkan.

"Gaji yang kami tuntut, karena kalau dealer ke rumah tidak mungkin disuruh ke PDAM. Untuk bayar listrik bagaimana, apalagi masalah isi perut," tutur salah satu ibu yang mengaku istri karyawan.

Stevanus Prasethio dalam kesempatan tersebut meminta agar laporan keuangan transparan.

"Saya minta keterangan laporan keuangan, karena dari situ bisa dilihat majunya perusahaan, untuk itu harus transparan," kata Prasethio dari fraksi Demokrat ini.

Ia juga menganggap PDAM Minut saat ini sedang dalam keadaan tidak sehat.

Pertemuan antara DPRD Minut dengan PDAM Minut di Lantai 2 Kantor DPRD Minut, Sulawesi Utara, Senin (16/1/2023).
Pertemuan antara DPRD Minut dengan PDAM Minut di Lantai 2 Kantor DPRD Minut, Sulawesi Utara, Senin (16/1/2023). (Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved