Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Daftar Kuliner Khas Sulawesi Utara, Kaya Bumbu dan Cita Rasa Tinggi, Ada Makanan Ekstrim

Tak hanya itu saja, banyak kuliner khas Sulawesi Utara yang sudah dikenal hingga ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kawasan Karang Ria, Boulevard II Manado jadi pusat kuliner baru khusus tinutuan di Kota Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara dikenal dengan daerah yang memiliki kuliner yang beragam.

Mulai dari yang biasa hingga paling ekstrim.

Tak hanya itu saja, banyak kuliner khas Sulawesi Utara yang sudah dikenal hingga ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

Baca juga: Tinutuan, Tikus, Klapertart Hingga Binarundak, Ini Peta Kuliner di Sulawesi Utara


Ikan Mujair Woku, kuliner khas Sulawesi Utara.(tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Sebab kuliner Sulawesi Utara memiliki rasa yang khas.

Kebanyakan bercitarasa pedas, lantaran kebanyakan warga Sulawesi Utara gemar makanan pedas.

Satu di antara makanan yang sudah dikenal luas adalah tinutuan atau bubur Manado.

banyak warga dari luar daerah hingga luar negeri yang datang hanya untuk menikmati kuliner ekstrim.

Misalnya saja masakan patola atau ular.

Baca juga: Wisata Kuliner, Nikmati Es Teler dan Es Pisang Ijo di Manado Sulawesi Utara, Rp 10 Ribu per Mangkuk

Berikut beberapa rekomendasi makanan khas Sulawesi Utara.

Pedas dengan bumbu yang kuat. 

Kuliner di Sulawesi Utara beragam. 

Sebab di Sulawesi Utara ada beragama suku dan budaya. 

Ada kuliner khas Minahasa, campuran cita rasa Minahasa Eropa, Cina, Jepang, Bolaang Mongondow dan Sangihe.

Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner Pinggir Pantai Manado Sulawesi Utara

Inilah peta kuliner di Sulawesi Utara

Di utara yakni Minahasa Utara ada menu ikan Mujair.

Lokasinya di wilayah Kecamatan Airmadidi, Dimembe dan Talawaan. 

Ada puluhan restoran Mujair di wilayah tersebut. 

Mujair Minut renyah dan gurih karena pengaruh air dari gunung Klabat. 

Di Airmadidi, ibu kota Minahasa Utara, ada kue khas Airmadidi. Kue Airmadidi begitu digemari hingga hingga ke luar Sulut. 

Bahkan ke mancanegara. Contohnya kue halua kenari. 

Di Desa Maumbi terdapat kuliner Biapong.

Kios Biapong tersebar di seluruh penjuru Desa Maumbi.

Biapong Maumbi beroleh pengaruh dari Biapong Cina. 

Di kota Manado ada tinutuan atau bubur Manado. 

Sejarah menyebut Tinutuan berasal dari Minahasa. 

Tapi ada pula yang menyebut Tinutuan mulai berkembang di Manado pada tahun 70 an. 

Di Manado pula terdapat klapertart. 

Kue klapertart merupakan kue yang sudah beroleh pengaruh dari Belanda. Bahannya kelapa dan susu. 

Kota Bitung punya kuliner khas. Namanya Sasimi. 

Makanan khas Jepang ini disebut Sabishi oleh orang Bitung. 

Sasimi adalah makanan hotel bintang lima. 

Tapi di Bitung, Sasimi bisa diperoleh dengan harga kaki lima. 

Bergeser ke Minahasa, inilah pusat dari kuliner ekstrem Sulut. 

Ada Tinoransak, daging babi yang dimasak dengan menu khusus yakni kunyit, serei, jahe, bawang merah dan lainnya. 

Ada pula Kawok yakni tikus panggang serta kelelawar santan. 

Ada pula ular yang disantan. Makanan Minahasa lainnya yang cukup terkenal adalah Erwe.

Erwe adalah daging anjing yang dimasak pake bumbu rica. 

Bergeser ke Nusa Utara, disana terdapat berbagai menu ikan bakar dengan dabu dabu khas.

Daerah Bolmong Raya juga tak kalah. Ada menu Binarundak yang sangat terkenal yakni nasi jaha. 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved