Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Waspada Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, BMKG Beri Penjelasan

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Dhira Utama menjelaskan, ini berdasarkaan analisis kondisi iklim wilayah Sulawesi Utara.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
Ilustrasi - Waspada Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, BMKG Beri Penjelasan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Metereologi, Krimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Provinsi Sulawesi Utara menjelaskan tentang prospek cuaca dan potensi cuaca ekstrem periode tanggal 7 sampai 12 Januari 2023.

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Dhira Utama menjelaskan, ini berdasarkaan analisis kondisi iklim wilayah Sulawesi Utara.

Di mana saat ini berada pada musim hujan dengan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sulawesi Utara cukup signifikan. 

Piala AFF 2022: Indonesia Tak Pernah Kalah dari Vietnam Selama 26 Tahun, Ini Rekor Pertemuannya

17 Ucapan Tahun Baru Imlek 2023, Cocok Jadi Status Media Sosial, Juga Dikirim ke Teman dan Pasangan

"Dalam analisis kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan yaitu Indeks ENSO di NINO3.4 pada nilai -0.56 (normal ±0.5) yaitu signifikan terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia," ujar dia.

Jelas Dhira Utama, terdapat potensi sistem sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin di wilayah Sulawesi Utara.

"Yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan terlebih khusus di wilayah Kabupaten Kepulauan," jelasnya 

Lanjutnya, anomali suhu muka laut di Laut Sulawesi bernilai 1-4 °C yaitu dapat menambah massa uap air semakin banyak di atmosfer serta pengamatan cuaca udara atas menunjukan indeks labilitas atmosfer lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. 

"Kondisi tersebut mempengaruhi pertumbuhan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens.

Dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es,"ujarnya.

Lanjutnya, beberapa wilayah patut diwaspadai.

Karena memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengkibatkan bencana hidrometeorologi.

"Atau genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk periode tanggal 07-12 Januari 2022," ujar dia.

Wilayah tersebut yakni Kabupaten Kep Sangihe, Kabupaten Kep Sitaro, Kabupaten Kep Talaud, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Selatan, Manado, Bitung, dan Minahasa Utara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved