Bitung Sulawesi Utara

2.702 Orang dari Papua Port Mudik Nataru dengan Kapal Pelni KM Labobar Turun di Pelabuhan Bitung

2.702 Orang dari Papua Port Mudik Nataru dengan Kapal Pelni KM Labobar Turun di Pelabuhan Bitung.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
2.702 Orang dari Papua Port Mudik Nataru dengan Kapal Pelni KM Labobar Turun di Pelabuhan Bitung 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Puncak arus mudik Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), yang menggunakan angkutan laut dalam hal ini Kapal PT Pelni sudah terjadi pada hari Jumat (23/12/2022) atau H-2 Hari Natal.

Dari pantauan Tribunmanado.co.id, puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Samudera Bitung Sulawesi Utara ditandai dengan kedatangan Kapal Motor (KM) Labobar dari Papua Port dan menurunkan sekitar 2.700 orang penumpang.

Lebih dari dua jam, proses ambarkasi dan debarkasi berlangsung dibawah pengawasan ketat stekholder kepelabuhanan.

Arti Mimpi Buang Angin, Bisa Jadi Anda Sedang Menyembunyikan Masalah, Ini Tafsirannya

Mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung, Polsek Pelabuhan Samudera Bitung, PT Pelni cabang Bitung, KPLP, PT Pelindo dan lainnya.

Menurut Plt Kepala PT Pelni Cabang Bitung Ahmad Ezat Abdullah, kedatangan KM Labobar yang menuruntkan sekitar 2.700 orang penumpang adalah puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Samudera Bitung.

“Jadi untuk penumpang yang turun waktu itu, 2.702 orang, pemumpang naik 576 orang dan penumpang lanjutan 1.073 orang.

Ini sudah puncaknya Nataru karena ini sudah kapal terakhir dari wilayah Papua Port ke Pelabuhan Samudera Bitung dan angkut banyak penumpang.

Meski di tanggal 29 Desember 2022 nanti ada KM Tatamailau dari Papua Port tapi penumpangnya tak sebanyak ini,” kata Ahmad Ezat Abdullah saat di konfirmasi kembali, Selasa (27/12/2022).

Lanjutnya, untuk arus balik pihaknya memprediksi akan terjadi pada pertengah bulan Januari 2023.

Selain itu Ezat juga memberikan informasi, terkait regulasi atau hal-hal yang harus dilakukan oleh penumpang kapal Pelni yang akan bepergian menggunakan KM Labobar, KM Sibanung, KM Dorolonda, KM Tilongkabila, KM Tatamailau dan KM Sangiang.

“Berdasarkan aturan untuk penumpang usia 18 tahun keatas wajib booster.

Untuk yang 18 tahun ke bawah wajib vaksin kedua dan anak kecil wajib ada pendampingan dari orang tua,” tambahnya.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung, Stanislaus Wetik, angkat bicara terkait dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) kepada para penumpang kapal Pelni yang naik dan turun di Pelabuhan Samudera Bitung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved