Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sains

Belajar Sambil Tertidur Bisakah? Berikut Penjelasan Sains

Penelitian menunjukkan bahwa otak yang tidur jauh dari menganggur dan beberapa bentuk pembelajaran dapat terjadi.

Editor: Rizali Posumah
(Tribunnews)
Ilustrasi tidur - Belajar Sambil Tertidur Bisakah? Berikut Penjelasan Sains. 

Beberapa penelitian awal menemukan bahwa orang mempelajari materi yang mereka temui selama tidur.

Tapi temuan itu dibantah pada 1950-an, ketika Para ilmuwan mulai menggunakan EEG untuk memantau gelombang otak saat tidur.

Peneliti menemukan bahwa jika ada pembelajaran yang terjadi, itu hanya karena rangsangan telah membangunkan peserta. Studi-studi yang buruk ini meluncurkan pembelajaran tidur ke tempat sampah pseudosains.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, penelitian telah menemukan bahwa otak mungkin tidak menjadi gumpalan total selama tidur.

Temuan ini menunjukkan bahwa otak yang tidur dapat menyerap informasi dan bahkan membentuk ingatan baru.

Namun, tangkapannya adalah bahwa ingatan itu implisit, atau tidak disadari.

"Selama beberapa dekade literatur ilmiah mengatakan belajar dengan tidur tidak mungkin.

Jadi, bahkan melihat bentuk pembelajaran yang paling dasar pun menarik bagi seorang ilmuwan," kata Thomas Andrillon, ahli saraf di Universitas Monash di Melbourne, Australia.

"Tetapi orang-orang tidak terlalu tertarik dengan bentuk pembelajaran dasar ini."

Bagi para ilmuwan, penemuan baru-baru ini telah meningkatkan harapan tentang kemungkinan penerapannya, kata Andrillon dikutip Live Science. 

Misalnya, sifat implisit pembelajaran tidur membuat fenomena tersebut berguna bagi orang yang ingin melepaskan kebiasaan buruk, seperti merokok, atau membentuk kebiasaan baru yang baik.

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa bentuk pembelajaran dasar, yang disebut pengkondisian, dapat terjadi selama tidur.

Dalam sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience misalnya, peneliti Israel menemukan bahwa orang dapat belajar mengasosiasikan suara dengan bau selama tidur.

Para ilmuwan memainkan nada untuk peserta studi yang sedang tidur sambil mengeluarkan bau ikan manja yang tidak enak.

Begitu bangun, setelah mendengar nada tersebut, orang-orang menahan nafas untuk mengantisipasi bau yang tidak sedap.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved