Berita Sitaro

Segini Kenaikan Harga Pala di Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara, Bikin Petani Mulai Tersenyum

Selain kenaikan harga pada Pala A atau kualitas terbaik, hal serupa juga berlaku untuk Pala dengan jenis AT

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Thinkstock
Pala, harga pala di kabupaten kepulauan Sitaro naik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Petani pala di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mulai bisa tersenyum.

Pasalnya harga pala di Sitaro perlahan mulai naik.

Pala termasuk dalam komoditi andalan di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Baca juga: Jelang Natal, Harga Pala di Sitaro Sulawesi Utara Naik jadi Rp 78 Ribu per Kilogram

Warga Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, menjemur buah pala di pekarangan rumah, Senin (21/1/2019).
Warga Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, menjemur buah pala di pekarangan rumah, Senin (21/1/2019). (Tribun Manado)

Kenaikan harga pala cukup signifikah, sehingga para petani semakin bersemangat untuk mengolah.

apalagi ini adalah jelang Natal, sehingga akan sangat membantu petani dan masyarakat.

Tak semua pala memiliki kualitas yang sama.

Tentu berbeda kualitas berbeda juga harganya.

Baca juga: Update Harga Komoditas Cengkeh, Pala, Kakao, dan Vanili di Kota Manado, Senin 5 Desember 2022

Harga jual Pala di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengalami kenaikan jelang akhir tahun 2022 ini.

Komoditi andalan masyarakat Negeri 47 Pulau itu sebelumnya dibandrol dengan harga Rp 73 ribu sampai 75 ribu per kilogramnya, kini meningkat menjadi Rp 77 ribu hingga Rp 78 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga jual Pala ini pun disambut rasa syukur para petani yang mengusahakan tanaman Pala sebagai mata pencaharian mereka.

"Apalagi jelang hari Natal seperti saat ini, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Makanya kami bersyukur harga Pala boleh naik," kata Bram Harmanses, salah satu Petani Pala asal Siau, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Panen Pala di Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara Rendah, Petani Tetap Bersyukur Karena Harga Jual Naik

Ia pun berharap, harga Pala saat ini akan tetap terjaga bahkan terus meningkat hingga waktu panen raya awal tahun 2022 mendatang.

"Bertepatan bulan Desember ini belum waktunya panen raya. Ada (panen) tapi dalam jumlah kecil," lanjutnya sembari menyebut kondisi cuaca akhir-akhir ini turut mempengaruhi kualitas panen.

Selain kenaikan harga pada Pala A atau kualitas terbaik, hal serupa juga berlaku untuk Pala dengan jenis AT yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 60 ribu kini naik menjadi Rp 62 ribu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved