Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lokal Bercerita

Menorah di Minut Lebih Tinggi Dari Menorah di Parlemen Israel

Medio 2013, Maher yang juga Presiden Moeslim Club Betlehem, melakukan serangkaian kunjungan ke Sulawesi Utara. 

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
HO
Menorah di Minut Lebih Tinggi Dari Menorah di Parlemen Israel. 

"Bahkan mungkin lebih besar dari ukuran Menorah di depan gedung Parlemen Israel," katanya. 

Ketua Komunitas Yahudi Indonesia (JCI), Yacoov Baruch beberapa tahun lalu sempat mempublikasi menara itu.

Hadirnya Menorah di Minut membuat banyak turis asing beragama Yahudi yang berkunjung. 

Mereka merasa nyaman dengan Sulut yang punya banyak simbol Yahudi. 

Meski demikian, ada pula ketakutan jikalau menara tersebut menimbulkan kesalahpahaman. Untuk itu pemerintah

Kabupaten Minut beberapa waktu lalu pernah melarang warga Minut untuk mengomentari konflik di Timur Tengah di medsos. 

Hal itu untuk mencegah ketersinggungan yang dapat memicu hal buruk. 

Umat Kristen di Sulut juga mensakralkan Kami Dian.

Banyak umat Kristen yang berkunjung ke menara itu untuk berdoa.

"Kami biasa kemari untuk berdoa sambil menikmati alam yang indah," kata Jemmi seorang Penatua Gereja di Minut. 

Sebut dia, Kaku Dian adalah simbol dari perkataan Yesus.

"Jadilah garam dan terang dunia," katanya. Ia tak mempermasalahkan jika tempat itu juga digunakan orang Yahudi. 

Kaki Dian

Kaki Dian berada di kaki gunung Klabat, Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. 

Kaki Dian berjarak sekira 10 kilometer dari bandar udara Samratulangi. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved