Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Andrei Angouw

Wali Kota Manado Sulawesi Utara Andrei Angouw Ajak Umat Khonghucu Rawat Kerukunan 

Wali Kota Manado Andrei Angouw Mengajak Umat Khonghucu Merawat Kerukunan. Itu Disampaikan saat Pengukuhan Dewan Pengurus Makin.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Wali Kota Manado, Andrei Angouw menghadiri Pengukuhan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Manado di Klenteng Kong Zi Miao Manado. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Manado, Andrei Angouw mengajak umat Khonghucu merawat kerukunan. 

Hal itu disampaikan Angouw saat menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Kota Manado di Klenteng Kong Zi Miao, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (04/11/2022).

"Kiranya umat Khonghucu bisa merawat toleransi, mempererat kerukunan antarumat beragama," kata Angouw. 

Ia menyebut, Manado merupakan kota paling toleran kedua setelah Singkawang, Kalbar. 

Andrei berharap Makin Manado bisa membangun komunikasi dengan organisasi keagamaan lainnya di Manado.

"Kita punya FKUB dan BKSAUA yang mempersatukan tokoh agama agar tercipta komunikasi yang baik," katanya. 

Andrei Angouw memberi ucapan selamat kepada Makin Manado yang dikukuhkan. "Selamat melayani umat Khonghucu," katanya.

Heintje Lintong Pimpin Makin Manado

Ketua Dewan Rohaniwan/Dewan Pengurus Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia ( Matakin ), Xs Budi Tanuwibowo mengukuhkan Dewan Pengurus Majelis Agama Khonghucu Indonesia ( Makin ) Kota Manado.

Pengurus Makin Manado yang dipimpin  Ketua, Heintje Lintong berlangsung di Klenteng Kong Zi Miao, Manado, Jumat (04/11/2022) malam.

Pengukuhan berlangsung dalam kebaktian yang diikuti umat Khonghucu dari Manado, Tomohon, Bitung dan Amurang.

Wali Kota Manado, Andrei Angouw, Anggota Dewan Rohaniwan, Pengurus Pusat Matakin, Ws Sofyan J Yosadi SH, dan Pemuka Agama Khonghucu Sulawesi Utara hadir dalam pengukuhan ini.

Heintje Lontong mengungkapkan, setelah dikukuhkan, Dewan Pengurus Makin akan melakukan pembenahan tempat ibadah terlebih dulu.

Setelah itu, Makin Manado akan mengimplementasikan semangat moderasi beragama.

Makin Manado akan terlibat aktif dalam upaya merawat kerukunan antarumat beragama di Manado maupun Sulawesi Utara.

"Khonghucu adalah agama yang iklusif. Makin adalah organisasi keagamaan yang moderat," kata Heintje.

Setelah ini juga, Makin Manado akan memulai kunjungan dan berkomunikasi dengan pemuka agama lain di Manado.

"Kita bangun kebersamaan, merajut keberagamaan sebagai warga Manado," ujar sosok pengusaha sukses ini.

Ia juga menyatakan siap menjadikan Makin bersinergi dengan Pemkot Manado.

Ketua Dewan Pengurus Matakin, Xs Budi Santoso Tanuwibowo mengaku terharu dengan momen pengukuhan tersebut.

"Ini Makin yang berada paling utara di Indonesia. Dari Manado lahir para pemuka agama Khonghucu, seperti Keluarga Loho," katanya.

Ia berpesan kepada Makin dan umat agar mengamalkan nilai-nilai ajaran Khonghucu.

"Ketuhanan agama Khonghucu ialah ketuhanan yang meninggikan umat manusia. Mari kita saling menghormati pemeluk agama lain," katanya berpesan.

Budi menambahkan, umat Khonghucu diajarkan taat beragama  tapi jangan menjadi fanatik.

"Jadilah umat yang hidup rukun berdampingan dengan pemeluk agama lain," katanya.

Ia pun meminta umat agar mendukung kebijakan pemerintah.

Ia berpesan pula, jika ada kebijakan yang tidak lurus, silahkan disampaikan  dengan cara yang baik.

"Jadilah umat yang memberikan kontribusi, bukan yang memberi beban bagi negara, komunitas, kota dan bangsa," ujarnya. (ndo)

Heintje Lintong Pimpin Makin Manado Sulawesi Utara, Bawa Semangat Khonghucu Agama Inklusif

Frans Faisal Tanggapi Hubungan Nathalie Holscher dengan Faris, Ini Kata Kakak Fuji

 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved