Makin Manado
Heintje Lintong Pimpin Makin Manado Sulawesi Utara, Bawa Semangat Khonghucu Agama Inklusif
Heintje Lintong Pimpin Makin Manado Sulawesi Utara, Bawa Semangat Khonghucu Agama Inklusif.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Dewan Rohaniwan/Dewan Pengurus Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia ( Matakin ), Xs Budi Tanuwibowo mengukuhkan Dewan Pengurus Majelis Agama Khonghucu Indonesia ( Makin ) Kota Manado.
Pengurus Makin Manado yang dipimpin Ketua, Heintje Lintong berlangsung di Klenteng Kong Zi Miao, Manado, Jumat (04/11/2022) malam.
Pengukuhan berlangsung dalam kebaktian yang diikuti umat Khonghucu dari Manado, Tomohon, Bitung dan Amurang.
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, Anggota Dewan Rohaniwan, Pengurus Pusat Matakin, Ws Sofyan J Yosadi SH, dan Pemuka Agama Khonghucu Sulawesi Utara hadir dalam pengukuhan ini.
Heintje Lontong mengungkapkan, setelah dikukuhkan, Dewan Pengurus Makin akan melakukan pembenahan tempat ibadah terlebih dulu.
Setelah itu, Makin Manado akan mengimplementasikan semangat moderasi beragama.
Makin Manado akan terlibat aktif dalam upaya merawat kerukunan antarumat beragama di Manado maupun Sulawesi Utara.
"Khonghucu adalah agama yang iklusif. Makin adalah organisasi keagamaan yang moderat," kata Heintje.
Setelah ini juga, Makin Manado akan memulai kunjungan dan berkomunikasi dengan pemuka agama lain di Manado.
"Kita bangun kebersamaan, merajut keberagamaan sebagai warga Manado," ujar sosok pengusaha sukses ini.
Ia juga menyatakan siap menjadikan Makin bersinergi dengan Pemkot Manado.
Ketua Dewan Pengurus Matakin, Xs Budi Santoso Tanuwibowo mengaku terharu dengan momen pengukuhan tersebut.
"Ini Makin yang berada paling utara di Indonesia. Dari Manado lahir para pemuka agama Khonghucu, seperti Keluarga Loho," katanya.
Ia berpesan kepada Makin dan umat agar mengamalkan nilai-nilai ajaran Khonghucu.
"Ketuhanan agama Khonghucu ialah ketuhanan yang meninggikan umat manusia. Mari kita saling menghormati pemeluk agama lain," katanya berpesan.