Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minsel Sulawesi Utara

Tidak Ada Internet, Murid SD Inpres Tondei Minsel Sulaweei Utara Kerjakan Soal ANBK di Atas Bukit

Tidak Ada Internet, Murid SD Inpres Tondey Minsel Sulaweei Utara Kerjakan Soal ANBK di Atas Bukit.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
HO
Tidak Ada Internet, Murid SD Inpres Tondey Minsel Sulaweei Utara Kerjakan Soal ANBK di Atas Bukit 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Murid-murid Sekolah Dasar SD Inpres Tondey, Kecamatan Motoling Barat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, terpaksa menuju bukit.

Sebanyak 19 murid kelas V terpaksa harus mengikuti ujian sekolah Assesment Nasional Berbasis Komputer, disingkat ANBK, di atas bukit karena tidak ada Jaringan Internet di Sekolah. 

Meski begitu, dengan menggunakan laptop, para murid nampak antusias mengerjakan setiap soal ujian yang diberikan. 

Kegiatan ANBK hari kedua pada hari, Kamis (27/10/2022) di bukit Paembongan.

Lokasi itu dipilih karena tempat tersebut area yang cukup kuat untuk mendapatkan jaringan internet. 

Kepala Sekolah (Kepsek) menyampaikan, jaringan di kampung desa Tondey atau di sekolah yang ada tidak biasanya mengalami jaringan signal yang buruk atau Lalod alias lama loading seperti saat ini.

"Mau tidak mau kami mencari jaringan signal kuat di bukit Paembongan, untuk kegiatan hari ke dua atau hari terakhir ujian sekolah berbasis ANBK bagi 19 murid SD Inpres Tondey ini," ujar dia. 

Ia menuturkan, sudah beberapa hari jaringan internet di kampung kurang bagus alias lelet.

"Dan terpaksa melaksanakan ujian ANBK di dataran tinggi ini dan selain itu area disini dekat dari Tower jaringan signal yang terletak di desa Tiniawangko," ujar Meydi N. Legi Spd, selaku Kepsek.

Switly salah satu murid mengaku senang bisa ikut ujian di ruang terbuka. 

"Sangat senang bisa ujian diluar gedung sekolah,"

Apalagi, Switly mengaku bisa melihat pemandangan yang sangat indah.

"Belum lagi udaranya sejuk, jadi bisa ikut ujian sambil menikmati keindahan alam," kata Switly

ANKBK

Dilansir dari Kompas.com, ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer.

Ini sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter (SK), dan Survei Lingkungan Belajar.

Sejak Agustus, ekolah-sekolah sudah mulai melaksanakan ANBK 2022.

Diketahui, sejak 2021, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN).

Meski begitu, Asesmen Nasional tidak menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual.

Melainkan menggantikan peran UN sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan. (Isak) 

Nikita Mirzani Mendadak Tak Mau Makan dan Alami Susah BAB, Ditahan 20 Hari

Larangan Dicabut Syahbandar Melonguane Sulawesi Utara, KM Barcelona dan Glory Meri Kembali Berlayar

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved