Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Keluarga Brigadir J Siap Face to Face dengan Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi di Persidangan

Keluarga Brigadir J bersiap untuk bertemu langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ Tribunnews/ Kompas.com
Keluarga Brigadir J Siap Face to Face dengan Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi di Persidangan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus persidangan pembunuhan Brigadir J terus bergulir di persidangan.

Setelah sebelumnya keluarga Brigadir J hanya bertemu dengan Bharada E, terungkap kini keluarga Brigadir J akan bertemu langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada persidangan yang akan dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (1/11/2022).

Pada persidangan itu, keluarga Brigadir J terlebih Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak akan mendengar secara langsung kesaksian dari para terdakwa kasus pembunuhan anak mereka.

Baca juga: Sekitar 100 Polisi Diperiksa Buntut Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Siap Bertanggung Jawab

Kuasa hukum bersama keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). Rombongan keluarga Brigadir J mengenakan pakaian yang sama berwarna putih merah dengan tulisan di belakang punggung 'Justice For Brigadir Yosua'
Kuasa hukum bersama keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). Rombongan keluarga Brigadir J mengenakan pakaian yang sama berwarna putih merah dengan tulisan di belakang punggung 'Justice For Brigadir Yosua' (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir J pun akan mengajukan pertanyaan pada Putri Chandrawathi.

“Akan saling kroscek, kalau sidang kemarin dengan Eliezer, sidang besok bisa bertemu dengan lima terdakwa sekaligus,” ujar pengacara keluarga Brigadir Yosua Nelson Simanjuntak, dalam program Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Jumat (28/10/2022).

Ia juga memastikan keluarga Brigadir Yosua bisa mengontrol emosi seperti halnya sidang sebelumnya. Terlebih, tiga hakim sudah terbukti bijak dan bisa berperan memfasilitasi.

Nelson menilai, keluarga Brigadir Yosua sudah lebih tegar dan hanya ingin segalanya menjadi lebih jelas. Dalam persidangan akan diungkap semua yang dirasakan dan dilihat selama ini.

“Jadi tidak ada alasan dusta, harus konkret, dan sesuai prosedur KUHAP dan KUHP,” ucapnya.

Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir J, ingin bertanya hati Putri terbuat apa sehingga tega membunuh ajudannya.

"Kita lihat dulu kesaksian dia di sana (ruang sidang) apa dan bagaiamana, dan bagaimana dia berkata jujur atau tidak. Di sana nanti kita tanyakan hatinya terbuat dari apa," kata Rosti Simanjuntak, dikutip dari Youtube Metro TV, Jumat (28/10/2022).

Rosti mempertanyakan nurani Putri Candrawati dia sebagai seorang perempuan yang juga mempunyai anak.

"Apalagi dia (Putri Candrawati) seorang perempuan yang telah melahirkan anak, saya akan menanyakan terbuat darimana," kata Rosti.

Baca juga: Kesaksian Bripda Reza Hutabarat, Arti Brigadir J Bagi Putri Candrawathi: Ini Yosua, Saya Emaknya

Terdakwa Putri Candrawathi tiba untuk menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (20/10/2022). Sidang tersebut beragendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan terdakwa yang juga istri dari Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Terdakwa Putri Candrawathi tiba untuk menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (20/10/2022). Sidang tersebut beragendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan terdakwa yang juga istri dari Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Bahkan Rosti juga mempertanyakan apakah Putri Candrawati tidak memiliki hati nurani yang melihat ajudan yang dipercayai meninggal sia sia.

"Apakah tidak memiliki hati nurani sebagai seorang ibu melihat ajudannya yang begitu bertanggung jawab dalam tugas mengawalnya selama ini, selama bertugas di rumah itu, mengurus rumah tangga, dan dipercayai," tanya Rosti.

Kata Rosti, Putri Candrawati yang mempercayai Brigadir Yosua tega meninggal tanpa memberikan bantuan sedikitpun.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved