Berita Sulawesi Utara
Daftar 7 Kasus Gantung Diri di Manado Sepanjang Tahun 2022: dari Mahasiswa Unsrat hingga Singkil
Dari data yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Kamis (27/10/2022) di Polresta Manado, sepanjang tahun 2022 ada tujuh kasus gantung diri yang terjadi
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini data kasus gantung diri yang masuk di Polresta Manado, Sulawesi Utara.
Sebanyak 7 kasus gantung diri terjadi selama tahun 2022.
Hal ini membuat angka kasus bunuh diri di Manado, Sulawesi Utara, tercatat cukup tinggi.
Dari data yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Kamis (27/10/2022) di Polresta Manado, sepanjang tahun 2022 ada tujuh kasus gantung diri yang terjadi di Manado.
Baca juga: Peringatan Dini Besok Sabtu 29 Oktober 2022, Info BMKG Wilayah Hujan Lebat
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, ketika dikonfirmasi mengatakan jika tujuh kasus bunuh diri semuanya melalui cara gantung diri.
"Tahun 2022 ada tujuh kasus dan semuanya gantung diri," ungkapnya.
Ia mengatakan jika semua korban yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri rata-rata ada masalah keluarga.
"Paling banyak karena masalah keluarga," kata dia.
Berikut data kasus gantung diri yang masuk di Polresta Manado:
1. Gantung diri di Singkil, Manado
Peristiwa gantung diri yang terjadi di rumah kontrakan sekitar pukul 00.00 Wita di Kelurahan Singkil 1 Lingkungan 3, Manado, dengan korban bernama Oktaviani Lis Bawone (21).
Kronologi kejadian ini berawal saat korban masuk ke kamar untuk menidurkan anaknya.
Suaminya, Makakombo Fernandes (28), yang saat itu sedang asik bermain game, tidak mengetahui kalau korban sudah keluar kamar dan sudah di dalam kamar mandi.
Saat ingin mengambil makanan di dapur, suaminya melihat istrinya sudah ada di kamar mandi dalam posisi tergantung.
Korban diketahui gantung diri menggunakan tali tambang.
2. Gantung diri di Kecamatan Mandolang, Minahasa
Seorang pria warga Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, yang ditemukan tewas tergantung, murni bunuh diri.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anaknya.
Sang anak kemudian memberitahukan kepada sang ibu.
Usai mengetahui bahwa suaminya tewas tergantung menggunakan seutas tali, sang istri langsung memanggil para tetangga.
Bersama para tetangga, korban lalu diturunkan dan dibawa ke ruang tamu.
3. Gantung diri di Bumi Beringin, Kota Manado
Peristiwa gantung diri terjadi di Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Seorang lelaki bernama Yehezkiel Aling (22), pekerja swasta, ditemukan tewas tergantung dengan tali nilon di depan kamar mandi rumahnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribunmanado.co.id, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/5/2022) sekira pukul 10.30 Wita.
Istri korban, Yunita Moningka, menyebut bahwa dia sempat mencari suaminya di lantai dua rumah namun tidak menemukanya.
Kemudian saat turun ke bawah dia melihat suaminya sudah tergantung di depan kamar mandi dalam keadaan keluar lidah dan tidak bergerak.
4. Mahasiswa Unsrat ditemukan gantung diri
Seorang mahasiswi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berinisial RIT (19) ditemukan tewas di kamar kos di Kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (23/8/2022) sekitar pukul 14.50 Wita.
Seorang saksi melihat dari depan jendela ada handphone dan laptop milik korban berada di atas meja.
Selanjutnya, ketika saksi melihat ke arah belakang pintu kamar ada seperti tangan.
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ibu kos.
Setelah mendapatkan informasi itu, ibu kos mencoba membuka pintu kamar korban menggunakan kunci cadangan, namun tidak dapat terbuka.
Selanjutnya, ibu kos menyuruh cucu laki-lakinya untuk membuka ventilasi di atas jendela kamar.
Dan hasilnya, mereka melihat korban dalam keadaan tidak berdaya dengan leher terikat seutas tali.
5. Remaja gantung diri di Wanea
Warga kelurahan Wanea Lingkungan 5, Kecamatan Wanea, Manado, dihebohkan dengan penemuan seorang remaja yang tergantung di kamarnya, Sabtu (17/9/2022).
Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Okta Lontaan (16) dan masih berstatus pelajar.
Penemuan remaja tergantung di kamar ini awalnya pada pukul 05.15 Wita.
Orang tua korban bernama Ferry Lontaan sedang menyiapkan dagangan berupa ikan asap.
Saat itu, sang ayah hendak memanggil anaknya di kamar.
Berapa terkejutnya sang ayah ketika menemukan korban tergantung pada seutas tali di kamarnya.
Hal ini sontak membuat sang ayah menangis histeris.
6. Pemilik toko gantung diri di Terminal Malalayang
Seorang pria berinisial ACR alias Andre (46) warga Desa Sea, Jaga VII, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa ditemukan tewas gantung di Terminal Malalayang, Manado, Rabu (5/10/2022).
Korban ditemukan tergantung, tepatnya di dalam kios miliknya, sekira pukul 13.30 Wita.
Andre tewas gantung menggunakan seutas tali warna putih dengan posisi kepala dengan plafon sekitar 1 meter dan kaki tergantung di atas lantai sekitar 30 cm.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, pihak kepolisian sudah memeriksa fisik korban.
Namun pihak Polresta Manado memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan ataupun lebam ditubuh korban.
Kapolsek Malalayang, AKP Sonny Tandisau, mengatakan jika korban diduga sudah tergantung selama enam jam.
7. Diduga depresi, warga Desa Sea, Minahasa ditemukan tewas tergantung di kamar
Seorang pria berinisial ARL alias Alfi warga Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Kamis (6/10/2022).
Korban ditemukan tewas dalam posisi tergantung pada seutas tali nilon warna hijau, yang diikat di kayu totara menggunakan kursi sebagai tempat pijakan sebelum meninggal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada pemeriksaan luar korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan lidah korban tergigit.
Informasi dari keluarga bahwa korban sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri.
Sebelumnya, korban juga mengalami depresi yang berat dan sedang dalam masa perawatan.
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Istri korban menolak untuk dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan di Polsek Pineleng," kata dia.
Pengingat
Berita ini TIDAK/BUKAN ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu.
Anda bisa menghubungi psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental setempat.
Bisa juga Anda berkonsultasi ke Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. VL. Ratumbuysang di Jalan Bethesda No. 77, Sario Kotabaru, Manado, Sulawesi Utara.