Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Besok Sabtu 29 Oktober 2022, Info BMKG Wilayah Hujan Lebat
Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.
Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Simak peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG,untuk besok Sabtu (29/10/2022).
Baca juga: Gempa Guncang Gunungkidul, Yogyakarta Siang Ini Jumat 28 Oktober 2022
Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Jumat 28 Oktober 2022, BMKG: Guncang di Laut Magnitudo 4,1 SR
Baca juga: Gempa Bumi Hari Ini Jumat 28 Oktober 2022, 8 Kali Getarkan Indonesia, Info Terkini BMKG
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Menurut peringatan dini BMKG, siklon tropis NALGAE berada di Laut Filipina yang membentuk daerah peningkatan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 kt yang terpantau dari Laut China Selatan hingga Filipina bagian utara, serta dari Laut Sulawesi dan Filipina bagian utara hingga Laut Filipina.
Sistem ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Laut China Selatan, dari utara Kalimantan utara hingga Laut Sulu, dari Laut Sulawesi hingga Filipina bagian selatan, dan di Samudra Pasifik utara Maluku Utara.
Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut China Selatan, utara Kalimantan Utara dan Laut Sulu, Laut Sulawesi, Laut Filipina, dan Samudra Pasifik utara Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet, konvergensi/ konfluensi tersebut.
Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) juga memanjang dari Aceh hingga Selat Malaka, dari Kep. Riau hingga Kalimantan Barat, dari Laut Jawa hingga Kalimantan Timur, Selat Makassar hingga Sulawesi Tengah.
Kemudian dari Teluk Bone hingga Laut Sulawesi, dari Samudra Hindia selatan NTB hingga Laut Sawu, dari Laut Sawu hingga Laut Banda, dari Laut Banda hingga Laut Maluku, dan dari Papua Nugini hingga Papua Barat, serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Sulawesi, Sulawesi Tengah, dan NTT.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/ konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem-hujan-petir-dan-angin-kencang.jpg)