Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Kembali Mengantre Solar di SPBU Kairagi Weru Manado, Sopir Truk: Kapan Hal Ini Akan Berakhir

Antrean pembelian solar kembali mengular di SPBU Kairagi Weru, Manado. Sopir truk bertanya kapan permasalahan ini akan selesai.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku
Antrean kendaraan pembeli solar di SPBU Kairagi Weru, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (25/10/2022). 

Kendaraan lain yang dimaksud, kuat dugaannya adalah kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya atau sudah tidak standar lagi.

Keberadaan kendaraan seperti ini didominasi kendaraan bermesin solar roda empat berbagai jenis.

Deddy bersama mobil truk kontainernya, mulai antre pukul 16.00 Wita dan hingga malam hari baru bergerak beberapa meter saja.

Sopir kontainer angkut barang campuran ke Kotamobagu berharap dalam pengisian BBM jenis solar di SPBU tidak ada antrean lagi karena akan mengganggu aktivitas.

Adi, sopir lainnya, mengantre untuk mengisi BBM sejak pukul 15.30 Wita.

Baca juga: Pengunjung Mengaku Senang dan Terhibur di Pasar Malam Boulevard Dua Manado Sulawesi Utara

Baca juga: Sosok  Amsal Sampetondok Paman Ferdy Sambo, Datang Dari Sulawesi Selatan Untuk Doakan Keponakan

Dia pun masih tak habis pikir, di tengah harga BBM yang sudah naik antrean panjang untuk mengisi BBM di SPBU masih saja dialami setiap hari.

“Tak bisa dipikirkan lagi, mau tidak mau harus antre hari–hari antre untuk isi BBM. Ini kami alami sejak tahun lalu,” kata Adi.

Hal ini jelas sangat mengganggu distribusi barang, dimana dalam sehari para sopir truk bisa mengangkut dua rit jika tidak antre BBM di SPBU.

Sedangkan saat ini, untuk mendapat dua rit harus sampai malam hari.

Sopir mobil kontainer yang angkut keramik atau tegel berharap, kondisi seperti ini sudah tidak terjadi lagi.

Antrean kendaraan berbahan bakar solar di SPBU Wangurer, Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (25/10/2022).
Antrean kendaraan berbahan bakar solar di SPBU Wangurer, Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (25/10/2022). (Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Sawal, sopir truk kontainer dari Kota Bitung yang tengah antre sejak pukul 18.00 Wita, tengah diselimuti rasa lapar, namun tetap memilih antre.

“Dengan antrean ini sangat berpengaruh di rit. Angkutan menjadi lama, biasanya kalau normal malam-malam seperti ini sudah istirahat di rumah. Tapi saat ini masih di jalan antre BBM, itu pun tidak tahu masih akan kebagian atau tidak,” ujar Sawal.

Pihaknya berharap dan berkeinginan pengisian BBM di SPBU normal, tidak antre lagi seperti saat ini.(*)

(Tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku/Christian Wayongkere)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved