Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Transportasi Kuno Ini Masih Diminati Warga Manado, Penghasilannya Lebih Besar Dari Sopir Angkot

Perahu rupanya masih menjadi salah satu transportasi andalan bagi masyarakat Manado. Biayanya murah, penumpang pun bisa membawa lebih banyak barang.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Perahu di Kuala Jengki, Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Moda transportasi berkembang pesat di Kota Manado, Sulawesi Utara

Ada transportasi online, transportasi massal, dan ke depan direncanakan trem. 

Namun ternyata banyak warga Manado yang masih setia dengan transportasi kuno, yakni perahu.

Berdasarkan pengamatan Tribunmanado.co.id, Kamis (13/10/2022), banyak perahu berlayar di Dermaga Kalimas menuju seberang Kuala Jengki. 

Hampir tiap menit, ada saja warga yang naik perahu.

Ada yang datang sendirian, ada yang bergerombol, ada yang membawa banyak barang, dan lain-lain.

"Saya bawa pisang," kata Aldo seorang warga. 

Pisang yang dibawa Aldo bertandan-tandan.

Seorang teman pun membantunya. 

Ia mengaku lebih efektif memakai perahu. 

Baca juga: Momen Ayana Moon Bersama Choi Siwon Tuai Sorotan, Didoakan Berjodoh

Baca juga: Pejabat Pemkot Manado Sulawesi Utara Adu Konsep Usai Mengikuti Diklat PIM II

"Kalau pakai perahu lebih cepat ke seberang daripada pakai ojek, juga lebih murah," katanya.

Hal senada dikatakan Nuriyah, warga Sindulang. 
Setiap hari ia menuju pasar menggunakan perahu.

"Dengan perahu bisa bawa banyak barang, ongkosnya pun hanya 2000," katanya.

Kifli, salah satu tukang perahu mengaku bisa meraih Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per hari.

Jumlah tersebut bersih karena tidak terpotong biaya bensin.

Foto sendiri tukang perahu di kuala jengki foto sendiri
Perahu di Kuala Jengki, Manado, Sulawesi Utara.
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved