Tragedi Kanjuruhan

Nasib Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan, Trauma Sulit Napas, Hingga Utang Hampir 1 Juta

Nur Saguwanto (19) menjadi salah satu korban selamat dari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang akhir pekan lalu.

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono /Rizal Vanani
Nur Saguwanto (19) korban Tragedi Kanjuruhan menjalani pemulihan sendiri di rumahnya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib Nur Saguwanto korban selamat Tragedi Kanjuruhan.

Ia masih trauma atas peristiwa mengerikan itu, dan alami gangguan kesehatan seperti kesulitan bernapas.

Sebelumnya, ia juga berhutang hampir 1 juta untuk perawatan akibat luka-luka.

Diketahui, Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya menewaskan lebih dari seratus orang dan menjadi sejarah kelam sepak bola Indonesia.

Baca juga: Kisah Korban Kanjuruhan, Iwan Junaedi Penuhi Sumpah Hidupnya, Dukung Arema FC Sampai Napas Terakhir

Baca juga: Live Streaming Indonesia vs Palestina, Perjuangan Garuda Muda Raih Poin Sempurna, Link Nonton Sini

Kericuhan dan kerusuhan mewarnai pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Kericuhan dan kerusuhan mewarnai pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022). (KOMPAS.com/Suci Rahayu)

Nur Saguwanto (19) menjadi salah satu korban selamat dari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang akhir pekan lalu.

Nur Saguwanto memang sudah kembali ke rumah setelah sempat dirawat RSUD Kanjuruhan.

Namun, Nur mengaku masih trauma, sering kesulitan bernafas, mengalami masalah penglihatan, dan merasakan sakit di kaki.

Tidak hanya itu, Nur dan keluarganya juga harus berhutang sampai Rp750 ribu untuk membeli infus karena belum mendapatkan bantuan.

Nur Saguwanto mengaku masuk dari Pintu 11 tribune ekonomi Stadion Kanjuruhan untuk menyaksikan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Alumni SMK Muhammadiyah Gondanglegi itu mengingat dirinya tidak sadarkan diri tidak lama setelah asap gas air mata menyelimuti tribune.

"Saya masih sempat mengingat banyak orang di tribune saya.

Saat itu penuh sesak," kata Nur Saguwanto dikutip dari Tribun News.

"Setelah gas air mata ditembakkan, saya sudah tidak ingat apa yang terjadi.

Saya sudah tidak sadar waktu itu," ucap Nur.

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). (SURYA/PURWANTO)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved