Pegadaian

Pegadaian Kanwil Manado Menang atas Gugatan Wanprestasi di Kotamobagu

PT Pegadaian Kanwil Manado berhasil memenangkan gugatan yang diajukan kepada salah satu nasabah melalui Pengadilan Negeri Kotamobagu.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Pemimpin Wilayah Pegadaian V Manado, Edy Purwanto 

TRIBUNMANADO.CO.ID – PT Pegadaian Kanwil Manado berhasil memenangkan gugatan yang diajukan kepada salah satu nasabah melalui Pengadilan Negeri Kotamobagu.

Kepastian ini diperoleh dalam sidang putusan pada 27 September 2021.

Majelis hakim pada pokoknya menyatakan tergugat telah ingkar janji (wanprestasi) dan menghukum tergugat untuk membayar sisa hutangnya.

Pada hari Rabu, (28/09/2022) melalui e-court, telah diterima salinan putusan banding dengan Nomor Perkara: 63/PDT/2022/PT Mnd.

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi pada Pengadilan Tinggi Manado yang diketuai oleh Jootje Sampaleng SH MH.

Hakim banding memutus perkara Gugatan Wanprestasi dengan amar putusannya menyatakan, Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu: Pembanding dahulu Tergugat telah ingkar janji (wanprestasi) dan menghukum Pembanding dahulu Tergugat untuk membayar sisa hutang.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil V Manado, Edy Purwanto mengaku bersyukur atas putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Manado.

Katanya, putusan ini membuktikan bahwa Pegadaian khususnya Kanwil Manado benar-benar serius dalam menjaga kualitas penyaluran kredit perusahaan.

Selain itu, Pegadaian akan bersikap tegas bagi nasabah-nasabah yang melakukan tindakan wanprestasi.

“Sikap tegas ini penting agar masyarakat percaya bahwa Pegadaian konsisten menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik, utamanya prinsip keadilan yang sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Edy kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu (01/10/2022).

Edy juga menambahkan, dengan keputusan tersebut diharapkan kepada seluruh nasabah yang menggunakan produk Pegadaian, secara bersama-sama untuk memenuhi perjanjian kredit yang telah disepakati dalam perjanjian, karena memiliki kekuatan hukum yang mengikat keduabelah pihak.

Tentu, Pegadaian akan mengambil tindakan tegas bagi nasabah yang secara jelas telah melakukan pelanggaran berdasarkan ketentuan pidana dalam Undang-undang Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.(ndo)

Baca juga: BREAKING NEWS, Kick Off Sulut United vs PSBS Biak, ini Daftar Pemain, Geril Kapoh Kembali Starter

Baca juga: Pacar Baru Bongkar Kebohongan Aldo Ibrahim, Handphone Tak Hilang Melainkan Dijual

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved